The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Jangan Kebanyakan, Bercinta Membuat Otot Kram! Begini Alasannya
Ilustrasi Masalah dalam Seks. (Photo/Ilustrasi/Freepik)
Health

Jangan Kebanyakan, Bercinta Membuat Otot Kram! Begini Alasannya

Selasa, 02 Maret 2021 19:55 WIB 02 Maret 2021, 19:55 WIB

INDOZONE.ID - Bagi sebagian orang, berhubungan seks tidak selalu menjadi hal yang menyenangkan. Beberapa orang sering mengalami rasa sakit selama atau setelah berhubungan seks. Hal ini tentu benar-benar dapat merusak kehidupan seks kamu.

Dilansir Insider, ada berbagai macam alasan yang mungkin menjadi penyebab kram otot setelah berhubungan seks, mulai dari masalah akut hingga kondisi yang kronis. Berikut penjelasannya:

1. Ketegangan otot

Seks bisa menjadi aktivitas yang berat secara fisik, dan mungkin terjadi ketegangan otot di daerah panggul atau di bagian lain saat bercinta.

Baca Juga: Masih Penasaran, Benarkah Sperma Bisa Menyembuhkan Jerawat?

Berhubungan seksual juga dapat memperburuk ketegangan otot yang sudah dirasakan terlebih dahulu, mengakibatkan kram dan ketidaknyamanan setelahnya.

2. Orgasme

Obgyn dan pakar kesehatan wanita di Santa Monica, California, Sherry A. Ross, MD, mengatakan saat seorang wanita mengalami orgasme, dinding vagina dan otot rahim berkontraksi secra ritmis. Ini adalah hal yang normal.

"Sebelum dan selama orgasme, detak jantung, denyut nadi, tekanan darah, dan pernapasan meningkat. Otot di tubuh Anda, terutama di daerah panggul, bisa menjadi tegang, kejang, dan kram," kata Ross.

3. Vaginismus

Vaginismus adalah suatu kondisi yang menyebabkan kejang otot yang tidak disengaja di sekitar vagina.

Berhubungan intim pertama kali bisa sulit dan menyakitkan bagi seorang penderita vaginismus. Setelah berhubungan seks, biasanya otot wanita tersebut akan terus kejang dan menyebabkan rasa sakit.

TAG
Abdul Fattah
JOIN US
JOIN US