The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Viral Tren Kecantikan 'Telinga Peri ' di China, Membuat Muka Jauh Lebih Muda dan Tirus
Tren kecantikan 'telinga peri' di China. (photo/Dok. Xiaohongshu via South China Morning Post)
Beauty

Viral Tren Kecantikan 'Telinga Peri ' di China, Membuat Muka Jauh Lebih Muda dan Tirus

Senin, 14 Juni 2021 14:33 WIB 14 Juni 2021, 14:33 WIB

INDOZONE.ID - Tren kecantikan akan memang terus berkembang setiap saat. Belakangan ini, terdapat sebuah tren kecantikan yang sedang viral di China. Tren itu adalah tren 'telinga peri' yang diklaim bisa membuat wajah seseorang terlihat lebih tirus dan muda. 

'Telinga Peri' sendiri biasanya muncul dikarenakan kondisi cacat lahir yang membuat bentuk dari telinga terlihat lebih runcing. Tetapi, saat ini bentuk telinga itu justru diminati banyak kalangan anak muda di China. Bahkan, mereka rela untuk mengeluarkan uang dalam jumlah banyak uuntuk mengikuti prosedur kecantikan demi bisa memperoleh bentuk telinga itu. 

Mengutip South China Morning Post, salah seorang wanita yang telah menjalankan prosedur untuk mengubah telinganya menjadi 'telinga peri' memberikan ulasannya. Melalui Xiaohongshu, wanita itu mengatakan bahwa usai prosedur, dirinya kini miliki wajah yang terlihat lebih tirus dan juga pintar. Padahal, wanita itu hanya mengubah bentuk telinganya bukan wajahnya.

"Itu adalah sihir! Saya belum mengubah apa pun di wajah saya, namun semua teman saya mengatakan saya terlihat berbeda pada hari saya menyelesaikannya. (Wajah saya terlihat lebih kecil, dan saya terlihat lebih pintar dll)" katanya. 

Salah satu layanan bedah di Shanghai, Mylike Medical Cosmetic mengatakan bahwa permintaan prosedur 'telinga peri' semakin banyak diminati. Para pelanggan bahkan sampai harus mengantre untuk mendapatkan prosedur itu. 

"Ini sangat aman dan populer. Kami memiliki pelanggan yang mengantri untuk ini setiap hari," kata Linlin, salah satu karyawan di layanan bedah itu.

Tetapi, seorang ahli bedah kosmetik di The Third People's Hospital di Zhengzhou bernama Wang Jiangyun memperingatkan  risiko yang akan terjadi pasca prosedur. Dia mengatakan bahwa telinga bisa berakhir infeksi, sikatriks, dan juga asimetris karena ditambahkan tulang rawan ekstra. Selain itu, dia juga berkata akan terjadi risiko alergi dan pembekuan darah atau kulit. 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fernando Sutanto

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US