Seputar Penyakit Kusta, Ini 4 Mitos yang Masih Dipercaya
photo/telegraph.co.uk
Health

Seputar Penyakit Kusta, Ini 4 Mitos yang Masih Dipercaya

Rizka
Rabu, 11 September 2019 15:47 WIB 11 September 2019, 15:47 WIB

INDOZONE.ID - Kusta atau juga disebut Lepra adalah penyakit kronis yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium leprae. Gejala dan tanda kusta tidak terlihat jelas dan berjalan sangat lambat. Bahkan, gejala kusta bisa muncul 20 tahun setelah bakteri berkembang biak dalam tubuh penderita.

Biasanya orang yang menderita penyakit kusta akan mengalami kerusakan saraf pada tangan dan kaki, serta kemerahan pada kulit. Kusta dapat bertahan selama bertahun-tahun atau seumur hidup, namun penyakit ini dapat disembuhkan dengan terapi sejumlah obat selama 6-12 bulan.

Beberapa kasus untuk penyakit kusta di Indonesia tergolong tinggi, bahkan belum terselesaikan sampai sekarang. Kebanyakan orang pun masih menganggap kusta adalah penyakit yang sulit diobati. Selain itu, ada banyak mitos yang beredar di masyarakat terkait penyakit kusta ini.

Dirangkum Indozone dari berbagai sumber, Rabu (11/9), berikut ini 4 mitos yang masih dipercaya oleh masyarakat seputar penyakit kusta:

1. Kusta Hanya Dialami Lansia

Kusta
photo/fractured-simplicity.net

Masih banyak orang yang menganggap kusta hanya dialami oleh orang yang lanjut usia (lansia). Padahal, faktanya penyakit ini dapat menyerang siapa pun dan tidak memandang kelompok usia tertentu. Namun, penyakit kusta memang memiliki masa inkubasi yang lama. Karena itu, penyakit ini baru terdeteksi ketika seseorang sudah tua.

2. Infeksi Kusta Tidak Bisa Disembuhkan

Kusta
photo/Pinterest

Mitos lainnya yang masih dipercaya sampai saat ini adalah penyakit kusta tidak bisa disembuhkan. Padahal, hal ini tidak sepenuhnya benar. Penyembuhan kusta terbilang cukup mudah jika dibandingkan penyakit kronis parah lainya. Namun, butuh waktu yang sedikit lama.

3. Jari Kaki dan Tangan Bisa Hilang

Kusta
photo/telegraph.co.uk

Orang-orang masih percaya bahwa penyakit kusta bisa membuat jari-jari tangan dan kaki menjadi tidak normal. Hal ini bisa saja terjadi dikarenakan infeksi bakteri kusta yang membuat jari kaki dan tangan menjadi kaku dan mati rasa. Ada juga yang sampai mengalami luka cukup parah sehingga harus diamputasi.

4. Kusta adalah Kutukan

Kusta
photo/actu.epfl.ch

Penyakit kusta bukanlah kutukan seperti yang banyak dipercayai orang-orang sampai saat ini. Biasanya, bakteri Mycobacterium leprae menginfeksi tubuh dengan cara masuk melalui permukaan kulit atau lendir saluran pernapasan.

    TAG
    Editor Media
    Editor Media

    Rizka

    Editor