The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

 Pengen Ganti Kelamin seperti Lucinta Luna? Begini Prosesnya
Kiri: Lucinta Luna (instagram/@lucintaluna). Kanan: Ilustrasi operasi ganti kelamin (Daily Mail UK)
Health

Pengen Ganti Kelamin seperti Lucinta Luna? Begini Prosesnya

Jumat, 14 Februari 2020 15:27 WIB 14 Februari 2020, 15:27 WIB

INDOZONE.ID - Proses penangkapan selebgram Lucinta Luna yang memiliki nama asli Muhammad Fatah, menjadi perbincangan hangat publik di Tanah Air.

Tak hanya dikejutkan dengan sosok Lucinta Luna yang ternyata menggunakan narkoba, netizen juga dibuat terkejut dengan identitas asli Lucinta Luna alias LL.

Usai penangkapan LL dari apartemennya, polisi mengungkapkan bahwa LL adalah seorang transgender. Polisi menemukan adanya perbedaan jenis kelamin LL di data dirinya.

Di KTP, LL berjenis kelamin perempuan, namun paspornya justru berjenis kelamin laki-laki.

Seperti yang kita tau, selama ini LL selalu menepis tudingan dari netizen bahwa ia adalah seorang transgender.

Namun, sejak diamankan dan dinyatakan positif narkoba, LL mengakui bahwa ia pernah melakukan operasi kelamin.

luna
Lucinta Luna (instagram/@lucintaluna)

Dalam sebuah rilis di Polres Jakarta Barat, LL mengungkapkan bahwa ia pernah melakukan operasi ganti kelamin pada 24 April 2016 di Thailand, tepatnya di Rumah Sakit Rajyindee.

Setelah operasi ganti kelaminnya sukses, LL lantas mengajukan permohonan ganti kelamin ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 22 November 2019.

Berkaitan dengan itu, sebenarnya bagaimana sih prosedur dari operasi ganti kelamin? Apa yang membuat seseorang nekat melakukan itu? Dan apa risiko serta efek samping yang ditimbulkan? Simak informasi di bawah ini.

Alasan seseorang operasi ganti kelamin

gnatui
Selebgram Lucinta Luna yang memutuskan untuk operasi ganti kelamin (instagram/@lucintaluna)

Dilansir dari The Washington Post, sebenarnya ada dua alasan kenapa seseorang melakukan operasi ganti kelamin. Pertama, karena orang tersebut lahir dengan dua jenis kelamin, yaitu pria dan wanita.

Artinya, ia memiliki penis dan juga vagina. Karena tak mungkin hidup dengan dua kondisi itu, maka dipilihlah salah satu jenis kelamin yang dikehendaki.

Sedangkan alasan kedua, ialah mengubah tampilan fisik dan fungsi karakteristik seksual seseorang. Dengan kata lain, wanita yang ingin mengubah dirinya menjadi laki-laki, maka akan melakukan prosedur operasi ganti kelamin.

Begitu sebaliknya, saat seorang laki-laki ingin berubah jadi perempuan, maka ia harus menjalani operasi ganti kelamin.

Tahapan operasi ganti kelamin

ganti
ilustrasi prosedur operasi ganti kelamin (Youtube screengrab Surgeons)

Seseorang yang ingin melakukan operasi ganti kelamin harus mendapatkan surat rekomendasi resmi dari terapis, yang memperbolehkannya untuk operasi.

Setelah mendapatkan surat tersebut, maka terapi hormon bisa dilakukan secepatnya.

Dalam prosesnya, dokter akan memberikan hormon androgen pada wanita yang ingin berubah jadi pria. Hormon tersebut akan membantu mereka mendapatkan karakteristik seperti laki-laki.

Mulai dari tumbuhnya jenggot, rambut tubuh dan suara yang lebih berat.

Begitu juga sebaliknya, seorang pria ingin berganti kelamin menjadi wanita, maka saat operasi akan diberikan hormon estrogen dan anti-androgen.

Hormon ini akan membantu mereka mengubah massa otot, kulit, distribusi lemak dan melebarkan pinggul.

Prosedur operasi ganti kelamin

Saat seorang pria ingin berubah jadi wanita, maka saat operasi akan dilakukan pengangkatan penis dan testis.

Tak hanya itu, dokter juga akan melakukan pemotongan uretra menjadi lebih pendek.

Nantinya, sisa kulit tersebut akan digunakan untuk mencangkok jaringan pendukung vagina dan membentuk vagina utuh secara fungsional.

Sedangkan prosedur operasi ganti kelamin bagi wanita yang ingin berubah jadi pria dilakukan dengan tiga tahap. Pertama, akan dilakukan mastektomi subkutan.

Setelah itu, barulah rahim dan indung telur diangkat dalam dua prosedur terpisah.

Prosedur terakhir yang harus dijalani saat operasi ialah  transformasi genital, scrotoplasty, dan pembuatan penis menggunakan jaringan dari klitoris atau vulva atau jaringan tubuh lainnya.

Efek samping operasi ganti kelamin

infeksi
ilustrasi orang mengalami infeksi (Verywell Health)

Sama halnya dengan prosedur operasi yang lain, operasi ganti kelamin berisiko menimbulkan infeksi dan perdarahan.

Selain itu, pria yang melakukan operasi ganti kelamin jadi wanita akan mengalami penyempitan jalur vagina baru. Sedangkan pada wanita yang ganti kelamin jadi pria, berpotensi mengalami disfungsi penis.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Zega
Putri
Zega

Zega

Editor
Putri

Putri

Writer
JOIN US
JOIN US