The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Hindari Makanan-Makanan Ini agar Cepat Hamil
Ilustrasi ibu hamil dan kopi. (Pexels/Iamngakan eka/Chevanon Photography)
Health

Hindari Makanan-Makanan Ini agar Cepat Hamil

Apa saja?

Jumat, 17 April 2020 15:25 WIB 17 April 2020, 15:25 WIB

INDOZONE.ID - Banyak pasangan yang mendambakan kehadiran buah hati namun belum kunjung mendapatkannya. Apabila kamu dan pasangan sedang berada dalam situasi yang sama, maka salah satu cara yang bisa dilakukan adalah memperbaiki pola makan. Ya, makanan membawa pengaruh besar terhadap kesuburan dan kehamilan.

Ada makanan yang bisa membuat kesuburan pasangan meningkat. Ada pula makanan yang berkontribusi besar dalam proses kehamilan. Menurut dokter spesialis gizi klinik, dr Marya Haryono, Sp.GK, untuk merencanakan kehamilan pasangan harus memperbaiki pola makannya.

"Syarat mutlak untuk program kehamilan adalah makan sesuai dengan porsinya dan bergizi seimbang. Baru setelah itu bisa ditambah protein dan lainnya. Dengan menyediakan berbagai jenis makanan yang telah diatur, dapat meningkatkan kesehatan sel telur dan sperma sehingga lebih optimal," kata dr Marya dalam diskusi online baru-baru ini.

Makan,Cemilan,Makanan
Ilustrasi orang makan. (unsplash/Mike Mayer)

Selain mengatur pola makan yang seimbang, ada makanan-makanan yang harus dihindari. Pertama adalah makanan yang mengandung lemak jenuh seperti goreng-gorengan. Lemak jenuh dapat menghambat kehamilan. Selain itu hindari pula kafein, merokok, dan alkohol.

"Banyak makanan yang memengaruhi kualitas kesuburan. Lemak jenuh yang banyak dengan kondisi merokok pada akhirnya bisa mengganggu kualitas sperma atau sel telur," ujar dr Marya.

Dirinya menambahkan, makanan yang mengandung karbohidrat tinggi juga harus dihindari. Contohnya konsumsi roti yang terlalu banyak dan makan lauk dengan lauk kentang dan mie.

"Menu makanan itu tidak balance, harus ada makanan yang ditambahkan untuk memenuhi kebutuhan gizi. Dari pihak laki-laki dan perempuan harus memerhatikan asupan yang dikonsumsi," pungkas dr Marya.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
JOIN US
JOIN US