Wanita Bisa Hamil di Kolam Renang? IDI Buka Suara
Ilustrasi pria dan wanita berenang (Unsplash)
Health

Wanita Bisa Hamil di Kolam Renang? IDI Buka Suara

Minggu, 23 Februari 2020 19:35 WIB 23 Februari 2020, 19:35 WIB

INDOZONE.ID - Ketua Biro Hukum dan Pembinaan Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Nazar mengatakan, ada sejumlah hal yang harus diperhatikan agar terjadi kehamilan pada wanita.

Mulai dari kualitas sperma, mutu ovum, dan yang tak kalah penting adalah "suasana" dalam organ reproduksi perempuan.

Oleh karena itu, Nazar menegaskan tidak mungkin wanita bisa hamil karena berenang bersama dengan pria di kolam renang.

"Kenyataannya tidak mungkin apalagi kolam renang yang airnya sendiri bukan air murni yang ada kaporit segala macam di dalamnya tidak mampu sperma itu bertahan," ujarnya, dilansir dari Antara, Minggu (23/2/2020).

Menurut Nazar, agar terjadi pembuahan maka sperma harus berada dalam kondisi prima, sel telur di ovum berada dalam kondisi baik, dan suasana di dalam organ reproduksi wanita untuk membantu terjadinya pembuahan.

"Yang lebih menentukan lagi pembuahan itu kan dalam kondisi yang spesial dalam organ reproduktif yang harusnya 'favorable'," tuturnya.

Ilustrasi pria dan wanita di kolam renang
Ilustrasi pria dan wanita di kolam renang (Unsplash)

Proses pembuahan ini dianalogikan seperti pertandingan futsal. Permainan futsal pada umumnya diadakan di lapangan futsal, bukan di kolam renang. Nah, bisakah gol dicetak saat bermain futsal di kolam renang?

"Bisa tidak kalau di luar tempat yang normal dan lapangan yang khusus untuk bermain futsal dengan ukuran lapangan tertentu jumlah (pemain) tertentu, dia leluasa bergerak katakanlah dalam lima menit rata-rata membuat gol. Sekarang di dalam air itu bisa tidak dia buat gol?

"Nah kalau di air bisa tidak terjadi gol jangan-jangan lima jam baru bisa gol. Itu juga belum tentu." jelasnya.

Faktor lain yang harus dipertimbangkan adalah energi pemain untuk bermain di tempat yang tidak biasanya. Oleh karena itu, Nazar menegaskan kolam renang tidak bisa menggantikan suasana atau media untuk pembuahan.

"Tuhan menciptakan yang normal itu adalah suasana terjadi pembuahan dalam organ reproduksi wanita. Selain kualitas sperma dan ovum, suasana itu sangat penting," ujarnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Zega
Zega

Zega

Editor