The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Demi Bayi, Ibu Hamil Dianjurkan Segera Dapat Vaksin Covid-19
Vaksin Covid-19 aman untuk semua ibu hamil (Pexels/MART PRODUCTION)
Health

Demi Bayi, Ibu Hamil Dianjurkan Segera Dapat Vaksin Covid-19

Cegah bayi prematur.

Rabu, 05 Mei 2021 18:18 WIB 05 Mei 2021, 18:18 WIB

INDOZONE.ID - Dokter kini mendorong wanita hamil untuk mendapatkan vaksin COVID-19 agar menurunkan risiko yang lebih parah nantinya.

Para ahli menyerukan kepada wanita yang berencana untuk hamil atau mereka yang akan mendapatkan vaksin COVID-19 untuk memastikan mereka terlindungi.

Pada akhir April, Society of Obstetricians and Gynecologists of Canada mencatat tren yang mengkhawatirkan dengan banyak wanita hamil yang membutuhkan ventilator setelah tertular kasus varian COVID-19.

Para ahli di seluruh dunia mengatakan gejala COVID-19 atau corona yang parah pada ibu hamil telah menyebabkan peningkatan jumlah kelahiran sebelum waktunya atau prematur.

Baca Juga: Seorang Wanita Asal Inggris Lahirkan Anak Seberat 6 Kilogram

Dr. Katherine Ross, seorang ahli penyakit dalam, mengatakan kepada CTV News Edmonton bahwa sebagian besar wanita yang akhirnya tertular COVID selama kehamilan seharusnya baik-baik saja, namun, risiko dapat meningkat seiring bertambahnya usia dan kondisi kesehatan yang mendasarinya.

“Mereka memiliki risiko sekitar lima kali lipat untuk dirawat di rumah sakit dan ICU,” kata Ross.

“Tapi kami juga melihat wanita yang berusia kurang dari 35 tahun dan tidak memiliki masalah medis sebelumnya mengalami kondisi yang parah karena COVID dan membutuhkan rawat inap.”

Ross mendorong semua wanita yang sedang hamil atau berencana untuk mendapatkan imunisasi COVID-19.

“Semua vaksin yang tersedia aman dari perspektif kehamilan karena vaksin itu sendiri tetap berada di otot tempat disuntikkan dan di situlah respons kekebalan terjadi,” kata Ross.

Ross mengungkapkan data menunjukkan imunisasi COVID-19 aman pada trimester mana pun tetapi merekomendasikan ibu hamil untuk menerimanya sedini mungkin.

“Mereka juga menemukan bahwa jumlah antibodi yang diteruskan ke bayi tampaknya lebih tinggi lebih jika sang ibu sedini mungkin mendapatkan vaksin saat kehamilannya,” kata Ross.

“Ini bisa menjadi tindakan pencegahan ekstra untuk anak Anda yang belum lahir,” Dr. Christine Gibson, asisten profesor klinis di University of Calgary menambahkan.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fiddy Anggriawan
Lanjar Wiratri
JOIN US
JOIN US