The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Ini yang Terjadi pada Tubuh Bila Berolahraga tapi Tetap Merokok
Ilustrasi laki-laki olahraga. (Pexels/Andrea Piacquadio)
Health

Ini yang Terjadi pada Tubuh Bila Berolahraga tapi Tetap Merokok

Daya tahan tubuh menurun.

Sabtu, 12 Maret 2022 17:35 WIB 12 Maret 2022, 17:35 WIB

INDOZONE.ID - Seperti yang diketahui, berolahraga merupakan salah satu cara untuk menjaga kebugaran dan meningkatkan imunitas tubuh. Namun, meski sudah berolahraga beberapa orang masih sulit meninggalkan kebiasaan merokoknya.

Kebiasaan merokok ini dikhawatirkan bisa membuat olahraga yang dilakukan menjadi sia-sia. Lantas, bagaimana dampaknya pada tubuh bila berolahraga tapi tetap merokok?

1. Daya tahan tubuh menurun

yang terjadi pada tubuh bila berolahrag tapi tetap merokok
Ilustrasi kelelahan. (Pexels/Tim Samuel)

Merokok sendiri mempengaruhi banyak aspek pada tubuh, termasuk daya tahan fisik. Jika merokok, kamu mendapatkan lebih sedikit oksigen bagi jantung, paru-paru, dan otot sehingga bisa mengurangi kebugaran.

Karbon monoksida yang terkandung dalam asap rokok mengikat sel darah merah sehingga oksigen yang seharusnya didistribusikan ke jantung, paru-paru, otot, dan jaringan tubuh lainnya tidak dapat tersalurkan secara maksimal.

2. Alami peradangan tulang dan sendi

yang terjadi pada tubuh bila berolahraga tapi tetap merokok
Ilustrasi radang sendi. (Pexels/Towfiqu barbhuiya)

Selama ini banyak yang mengira bahwa merokok hanya menyebabkan peradangan pada paru-paru. Faktanya, merokok juga mempengaruhi tulang dan sendi kamu sehingga meningkatkan risiko osteoporosis, nyeri punggung, hingga rheumatoid arthritis (peradangan sendi dan keseleo).

Jika ada keluarga, sahabat, bahkan kamu sendiri mengalami kesulitan meninggalkan kebiasaan merokok, sebaiknya cobalah bulatkan tekad untuk berhenti merokok lalu lakukan olahraga secara rutin.

3. Detak jantung tinggi

yang terjadi pada tubuh bila berolahraga tapi tetap merokok
Ilustrasi pemeriksaan jantung. (Pexels/Los Muertos Crew)

Tak hanya itu, detak jantung perokok juga lebih tinggi daripada non-perokok karena penurunan kadar oksigen. Hal itu mengindikasikan jantung Anda harus bekerja lebih keras untuk mendistribusikan oksigen ke seluruh bagian tubuh.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
M Fadli
Dina
M Fadli

M Fadli

Editor
Dina

Dina

Writer
JOIN US
JOIN US