Stres pada Ibu Hamil Bisa Pengaruhi Janin, Ini Dampaknya
Ibu hamil (THESPRUCE)
Health

Stres pada Ibu Hamil Bisa Pengaruhi Janin, Ini Dampaknya

Perhatikan dampaknnya.

Senin, 24 Februari 2020 10:10 WIB 24 Februari 2020, 10:10 WIB

INDOZONE.ID - Selain menjaga kondisi fisik, ibu hamil juga harus memerhatikan kondisi kesehatan psikis. Perlu diketahui, emosi yang dirasakan ibu hamil dapat dirasakan dan berdampak pada janin. Tak heran jika ada ungkapan "ibu hamil harus happy".

Meski stres selama kehamilan adalah suatu hal yang biasa, namun perlu diperhatikan tingkat stres tersebut jangan sampai membuat ibu hamil merasa tidak nyaman bahkan berkelanjutan.

Stres berkepanjangan pada ibu hamil dapat membuat sulit tidur, sakit kepala, kehilangan selera makan atau bahkan makan berlebihan.

ilustrasi ibu hamil
Ilustrasi ibu hamil (Bowflex)

Seperti dikutip Marchofdimes, Senin (24/2/2020) tingkat stres yang tinggi dan terus berlanjut pada ibu hamil dapat memengaruhi kesehatan dan janin.

Saat hamil, kondisi stres berlebihan itu memungkinkan bayi lahir prematur, berat badan bayi rendah, bayi terlalu kecil hingga bayi turut berisiko depresi.

Penyebab stres yang paling umum selama kehamilan adalah perubahan hormon. Hal tersebut dapat memicu perubahan suasana hati yang tak terduga, termasuk perasaan insecure.

Kemudian ada rasa tidak nyaman selama hamil, seperti mual, sembelit, lelah atau sakit punggung. Beberapa kasus juga ibu hamil khawatir soal persalinan, biaya hingga masa depan bayi tersebut.

Perlu diketahui, stres tidak semuanya berdampak buruk. Ketika ibu hamil bisa mengelola stres dengan baik, maka itu bukan masalah besar. Namun jika stres itu terus berlanjut, maka segera konsultasi ke dokter.


 

TAG
Susi Fatimah
Dinno Baskoro

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU