The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Waspada Tiga Varian Baru Virus Corona di Indonesia: B117, B1351, dan B1617
Ilustrasi varian baru virus corona (photo/unsplash/@martinsanchez)
Health

Waspada Tiga Varian Baru Virus Corona di Indonesia: B117, B1351, dan B1617

Selasa, 18 Mei 2021 13:21 WIB 18 Mei 2021, 13:21 WIB

INDOZONE.ID - Pandemi Covid-19 yang mulanya disebabkan oleh Sars-CoV-2, kini bermutasi hingga memiliki banyak varian baru virus corona.

Beberapa di antara virus corona varian baru telah masuk ke Indonesia melalui pekerja imigran dan warga negara asing (WNA).

Varian baru virus corona di Indonesia tersebut yaitu B117 dari Inggris, B1351 dari Afrika Selatan, dan B1617 dari India.

Ketiga virus corona varian baru ini menjadi perhatian khusus World Health Organization (WHO) karena termasuk dalam kategori Variant of Concern (VoC).

VoC memiliki karakteristik yang menyebabkan penularan menjadi lebih cepat (super spreader) dan dapat memengaruhi tingkat keparahan penyakit, bahkan berujung pada kematian.

Varian Baru Virus Corona di Indonesia

Dari empat virus corona varian baru yang ditetapkan World Health Organization (WHO) sebagai kategori Variant of Concern (VoC), tiga di antaranya sudah masuk ke Indonesia.

Berikut ini Indozone bagikan ulasan mengenai varian baru virus corona di Indonesia.

1. B117 (Inggris)


varian baru virus corona di indonesia
B117 varian baru virus corona di Indonesia (photo/unsplash/@cdc)

Varian baru virus corona B117 pertama kali terdeteksi di Indonesia pada tanggal 2 Maret 2021 di Jawa Barat.

Virus asal Inggris ini menjangkit dua dua pekerja imigran yang pulang dari Arab Saudi ke Indonesia.

Virus corona B117 mengalami 23 perubahan atau mutasi, sehingga tingkat penularannya 50% lebih tinggi.

Tingkat penularan virus corona varian baru B117 yang tinggi, membuat penyebaran virus ini pun semakin cepat dan sering tidak disadari.

Peneliti pernah menemukan pasien Covid-19 yang terinfeksi B117, padahal pasien tersebut tidak memiliki riwayat bepergian ke luar kota.

B117 telah ditetapkan World Health Organization (WHO) sebagai Variant of Concern (VoC).

Berikut ini gejala virus corona varian baru B117 dalam waktu 2-14 hari yaitu:

  • Radang tenggorokan
  • Sakit kepala
  • Demam
  • Kelelahan
  • Nyeri otot
  • Sesak napas
  • Ruam kulit
  • Mata merah
  • Kabut otak

2. B1351 (Afrika Selatan)


virus corona varian baru
B1351 virus corona varian baru (photo/unsplash/@sonance)

Varian baru virus corona B1351 diumumkan telah masuk ke Indonesia per tanggal 3 Mei 2021.

Virus corona B1351 asal Afrika Selatan ini, pertama kali ditemukan pada seorang warga negara asing di Bali.

B1351 masuk dalam daftar varian yang menjadi perhatian World Health Organization (WHO), yang disebut Variant of Concern (VoC).

Pasalnya, virus corona varian baru ini mampu menginfeksi ulang penderitanya dengan gejala yang cukup parah.

Selain itu, B1351 juga berdampak pada efektivitas vaksin corona. Diketahui efikasi vaksin turun dari 96% menjadi 60%.

B1351 juga disebut sebagai varian raja, karena mampu menghindar dari antibodi yang bertugas melawan infeksi.

Sementara itu, gejala virus corona varian baru B1351 yakni sebagai berikut:

  • Merasa lelah tanpa alasan yang jelas
  • Demam
  • Batuk
  • Hilangnya kemampuan indra penciuman
  • Diare
  • Sesak napas

3. B1617 (India)


gejala virus corona varian baru
B1617 gejala virus corona varian baru (photo/unsplash/@fusion_medical_animation)

Varian baru virus corona di Indonesia lainnya yaitu B1617, yang dibawa oleh warga negara asing (WNA) asal India.

Sebelumnya, World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa virus corona B1617 dikategorikan sebagai Variant of Interest (VoI).

Namun, selang beberapa waktu kemudian, WHO menaikkan status B1617 menjadi Variant of Concern (VoC).

Hal ini disebabkan oleh dua mutasi yang mengakibatkan virus corona tersebut bersifat lebih menular.

Peneliti menyebutkan dua mutasi varian B1617, membantu virus menghindari sistem kekebalan tubuh, sehingga meningkatkan penularan.

B1617 yang disebut sebagai mutan ganda ini, masuk ke Indonesia sejak tanggal 9 Mei 2021 di Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, dan DKI Jakarta.

Adapun gejala virus corona varian baru B1617 yang masuk ke Indonesia, di antaranya yaitu:

  • Pusing berkelanjutan
  • Demam dan menggigil
  • Mual dan muntah
  • Nyeri sendi dan otot
  • Ruam pada kulit
  • Tidak ada air liur
  • Kelelahan dan lemas

Itulah tiga varian baru virus corona kategori Variant of Concern (VoC) yang telah masuk ke Indonesia. Tetap terapkan protokol kesehatan dan pola hidup yang sehat, ya!

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Indriyana
Indriyana

Indriyana

Writer
JOIN US
JOIN US