The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

CEK FAKTA: Penggunaan Galon Air Minum Berulang Tidak Menimbulkan Bahaya
Ilustrasi galon air minum isi ulang. (ANTARA/HO)
Health

CEK FAKTA: Penggunaan Galon Air Minum Berulang Tidak Menimbulkan Bahaya

Senin, 31 Januari 2022 14:29 WIB 31 Januari 2022, 14:29 WIB

INDOZONE.ID - Sudah jadi hal umum di masyarakat penggunaan galon air minum secara berulang dalam kehidupan sehari-hari.

Tapi dalam beberapa waktu terakhir muncul perdebatan yang mempertanyakan keamanan kemasan galon yang digunakan secara berulang diduga meningkatkan migrasi BPA dan barbahaya.

Sejumlah oknum telah menggunakan isu tersebut untuk menjatuhkan merek atau brand kompetitor di pasaran. Hal ini membuat masyarakat resah, mendengar informasi tak benar mengenai penggunaan galon air minum berulang.

Dilansir Antara, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI kembali menegaskan tentang keamanan kemasan galon guna ulang berbahan polikarbonat.

Dalam situs resmi BPOM, otoritas pengawas keamanan pangan negara ini menegaskan kembali seputar keamanan galon polikarbonat.

Baca juga: Pria Ini Tunjukan Cara Bedakan Galon Aqua Asli dan Palsu, Ternyata Seperti Ini

BPOM menyatakan bahwa sehubungan dengan beredarnya informasi bahwa kandungan Bisfenol A (BPA) pada kemasan galon Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang digunakan secara berulang dapat berpengaruh terhadap kesehatan.

Itu artinya, berdasarkan hasil pengawasan Badan POM terhadap kemasan galon AMDK yang terbuat dari Polikarbonat (PC) selama lima tahun terakhir, menunjukkan bahwa migrasi BPA di bawah 0,01 bpj (10 mikrogram/kg) atau masih dalam batas aman.

Untuk memastikan paparan BPA pada tingkat aman, Badan POM telah menetapkan Peraturan Nomor 20 Tahun 2019 tentang Kemasan Pangan. Peraturan ini mengatur persyaratan keamanan kemasan pangan termasuk batas maksimal migrasi BPA maksimal 0,6 bpj (600 mikrogram/kg) dari kemasan PC.

Sementara itu, Kajian Otoritas Keamanan Pangan Eropa (EFSA) juga menyatakan belum ada risiko bahaya kesehatan terkait BPA karena data paparan BPA terlalu rendah untuk menimbulkan bahaya.

Beberapa penelitian internasional juga menunjukkan penggunaan kemasan PC termasuk galon air minum dalam kemasan secara berulang tidak meningkatkan migrasi BPA.

Itu artinya, informasi yang menyebar selama ini di media sosial tidak benar sama sekali.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Fitri
Abul Muamar
Editor
Fitri
Writer
ARTIKEL LAINNYA
LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US