The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Banyak Makan Jamur Turunkan Risiko Terkena Kanker
Jamur bisa turunkan risiko terkena kanker (Pexels/Engin Akyurt)
Health

Banyak Makan Jamur Turunkan Risiko Terkena Kanker

Terutama kanker payudara.

Kamis, 06 Mei 2021 19:13 WIB 06 Mei 2021, 19:13 WIB

INDOZONE.ID - Para ilmuwan baru-baru ini menemukan bahwa pola makan dengan tingkat konsumsi jamur yang tinggi dapat menurunkan risiko terkena kanker

Studi yang dipimpin oleh para peneliti Pennsylvania State University, menemukan bahwa jamur adalah sumber makanan tertinggi dari "antioksidan unik dan kuat serta pelindung sel" yang disebut ergothioneine.

Jamur tidak hanya kaya vitamin dan nutrisi, tetapi jamur juga mencegah kanker, menurut meta-analisis dan tinjauan sistematis baru yang diterbitkan dalam jurnal Advances in Nutrition.

Studi yang meneliti 17 kasus kanker antara 1966 dan 2020, yang melibatkan data lebih dari 19.500 pasien, menemukan hubungan antara tingkat asupan jamur yang lebih tinggi dan risiko kanker yang lebih rendah.

Baca Juga: Peneliti Temukan Terapi Esterogen untuk Pasien Kanker Payudara!

"Hubungan antara konsumsi jamur yang lebih tinggi dan risiko kanker yang lebih rendah, terutama kanker payudara, mungkin menunjukkan peran perlindungan potensial jamur dalam makanan," ujar penulis makalah tersebut.

Alasan mengapa jamur dapat melindungi dari kanker adalah karena kandungan asam amino ergothioneine yang tinggi. Jenis jamur tertentu memiliki kandungan ergothioneine yang sangat tinggi, seperti jamur shiitake, oyster, maitake dan king oyster. 

“Jamur adalah sumber makanan tertinggi ergothioneine, yang merupakan antioksidan unik dan kuat serta pelindung sel,” jelas penulis bersama Djibril M. Ba, seorang mahasiswa pascasarjana di bidang epidemiologi di Penn State College of Medicine.

Hubungan terkuat tampaknya ditemukan antara individu yang secara teratur mengonsumsi jamur dan risiko kanker payudara yang jauh lebih rendah. 

Para ilmuwan percaya hal itu bisa jadi karena fakta bahwa sebagian besar studi dalam analisis tersebut memasukkan kanker payudara dalam sampel mereka dan tidak memasukkan bentuk kanker lain, 

Namun tidak menutup kemungkinan memberikan jalan untuk menetapkan apakah ada hubungan yang lebih kuat dengan jenis kanker tertentu di Penemuan masa depan.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fiddy Anggriawan
Lanjar Wiratri
JOIN US
JOIN US