The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Di Tengah Pandemi Covid-19, Kapan Ibu Hamil Harus Kontrol?
Wanita hamil memegang hasil ultrasound dari dokter.(freepik)
Health

Di Tengah Pandemi Covid-19, Kapan Ibu Hamil Harus Kontrol?

Melindungi janin.

Jumat, 05 Juni 2020 19:20 WIB 05 Juni 2020, 19:20 WIB

INDOZONE.ID - Pemeriksaan kehamilan secara rutin sangatlah penting. Tujuannya tentu saja untuk mengontrol perkembangan janin. Oleh karena itu, saat pemeriksaan kehamilan, dokter kandungan biasanya akan melakukan USG.

Menurut spesialis kebidanan dan kandungan yang berpraktik di RS Pondok Indah, dr Muhammad Fadli, Sp.OG, USG sebaiknya dilakukan sejak trimester pertama untuk menentukan usia kehamilan. Selain itu, saat USG dokter juga akan melihat apakah kehamilan berjalan dengan normal atau ada kelainan di genetalia interna.

"USG di trimester pertama biasanya untuk melihat apakah bakal janin ada di lokasi yang tepat. USG juga untuk mempermudah trace selama kehamilan. Jadi USG bukan di trimester ketiga aja untuk lihat jenis kelamin janin, dari trimester satu penting," ujar dr Fadli.

Dalam webinar 'Keluhan pada Masa Kehamilan dan Penanganannya', dr Fadli juga menjelaskan bila USG diperlukan untuk mengidentifikasi masalah yang mungkin muncul saat kehamilan. Dengan begitu dokter bisa dengan cepat menentukan langkah perawatan yang akan dilakukan.

Di Tengah Pandemi Covid-19, Kapan Ibu Hamil Harus Kontrol?
Ilustrasi ibu hamil. (Freepik/valeria_aksakova)

Idealnya kehamilan rutin diperiksa setiap bulan. Akan tetapi, di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang, ibu hamil disarankan untuk mengurangi frekuensi pemeriksaan ke rumah sakit demi melindungi janin yang dikandungnya. Sebab rumah sakit termasuk tempat yang rentan dengan virus corona baru atau SARS-CoV-2.

"Pemeriksaan kehamilan pada puncak pandemi memang sebaiknya ditunda atau dijarangkan. Namun jangan sampai untuk tidak melakukan pemeriksaan wajib di usia kehamilan tertentu," kata dr Fadli saat menjawab pertanyaan Indozone.

Dirinya menambahkan, ibu hamil wajib melakukan pemeriksaan di usia kehamilan 11-13 minggu dan usia 22-24 minggu. Selain itu, ada kondisi tertentu yang mengharuskan ibu hamil periksa ke dokter. Contohnya timbul keluhan berat seperti pendarahan.

"Apabila mucul gejala atau tanda bahaya sebaiknya langsung bergegas ke rumah sakit," pungkas dr Fadli.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
JOIN US
JOIN US