The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Mantap! Mahasiswa UB Buat Gelfoam Penghilang Luka Pascapencabutan Gigi
Ilustrasi cabut gigi. (drbryantdmd.com)
Health

Mantap! Mahasiswa UB Buat Gelfoam Penghilang Luka Pascapencabutan Gigi

Sabtu, 28 Agustus 2021 11:15 WIB 28 Agustus 2021, 11:15 WIB

INDOZONE.ID - Lima Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi (FKG ) Universitas Brawijaya (UB) berhasil membuat inovasi gelfoam kombinasi kitosan dan ekstrak biji alpukat (Persea americana mill) untuk penyembuhan luka pascapencabutan gigi.

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 2018, prevalensi pencabutan gigi di Indonesia mencapai 7,9 persen.

"Gelfoam atau gelatin foam dapat mengontrol perdarahan pascapencabutan gigi dalam waktu kurang dari 10 menit," kata anggota tim pembuat gelfoam Oliresianela di Malang, Jawa Timur, Sabtu (28/08), seperti dilansir Antara.

Ia mengatakan bahwa spons gelatin ini berasal dari gelatin murni yang berbentuk spons lentur, berpori, dan mudah menyerap.

Sementara itu, lanjutnya, Indonesia merupakan negara penghasil udang terbesar ketiga di dunia. Kulit udang mencapai 45-55 persen dari berat total dengan nilai ekonomis yang rendah dan dianggap sebagai limbah, padahal mengandung kitin yang dapat menghasilkan kitosan.

Kitosan mempunyai berbagai keistimewaan, seperti bersifat antioksidan, antibakteri, antiinflamasi, dapat menjadi agen penggumpal, dan dapat diserap oleh tubuh.

Menurut dia, kombinasi kitosan dan molekul bioaktif lain meningkatkan sifat mekanik, penyerapan protein, serta biomineralisasi. "Oleh karena itu, kami mengombinasikan kitosan dengan molekul bioaktif dari ekstrak biji alpukat," paparnya.

gelfoam cabut gigi mahasiswa UB
Lima mahasiswa FKG Universitas Brawijaya pembuat gelfoam berbahan baku biji alpukat dan kulit udang didamping dosen pembimbing (ANTARA/HO-Univeritas Brawijaya)

Sedangkan biji alpukat mengandung minyak atsiri, senyawa bioaktif, serat, dan sumber karbon hingga 15 persen dari total berat dan dapat menjadi alternatif obat berbagai penyakit.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa belum tersedianya produk komersial gelfoam berbahan herbal ini, mendorong kelompok tersebut berinovasi mengombinasikan kitosan dan bahan aktif ekstrak biji alpukat untuk menunjang daya guna gelfoam.

Tim gelfoam FKG UB itu beranggotakan Oliresianela, Esra Kusteniuk Simanjuntak, Fiorina Divasinta Mirelia Marsudi, Langit Jingga, dan Nabila Oktavina Dwiputri. Kelima mahasiswa FKG itu di bawah bimbingan drg. Diah, Sp. Perio.

"Inovasi ini diharapkan bisa dikembangkan maksimal dan dapat menjadi alternatif penyembuhan luka pascapencabutan gigi," ujarnya.

TAG
Zal
Zal

Zal

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US