Jenis Orientasi Seksual Manusia
Ilustrasi pasangan sedang berpelukan (healthline.com)
Health

Mengenal 14 Jenis Orientasi Seksual pada Manusia

Sabtu, 15 Februari 2020 15:45 WIB 15 Februari 2020, 15:45 WIB

INDOZONE.ID - Seksualitas merupakan topik yang kerap jadi perbincangan banyak orang, mulai dari jenis kelamin (gender) dan jenis orientasi seksual.

Orientasi seksual adalah ketertarikan secara emosional, seksual, dan romantisme, dari seorang individu terhadap individu lain.

Nah, #KAMUHARUSTAU bahwa orientasi seksual seseorang tidak dapat diubah. Karena, itu sudah ada sejak seseorang lahir ke dunia.

Namun, tidak semua orang langsung menyadari orientasi seksual yang ia miliki tersebut.

Jenis Orientasi Seksual pada Manusia

Ketika disinggung soal orientasi seksual, umumnya yang banyak diketahui masyarakat yaitu heteroseksual dan homoseksual.

Padahal sebenarnya, jenis orientasi seksual di sekitar kita saat ini ada banyak sekali loh, guys.

Oleh sebab itulah, penting untuk kamu ketahui beberapa jenis orientasi seksual pada manusia, sebagai berikut:

1. Heteroseksual

orientasi seksual heteroseksual
Ilustrasi pasangan pria dan wanita (Unsplash/Nathan McBride)

Jenis orientasi seksual pertama yang sudah sangat umum di tengah masyarakat adalah heteroseksual.

Heteroseksual juga termasuk orientasi monoseksual, di mana orang-orang hanya tertarik pada satu gender.

Istilah ini mengarah kepada ketertarikan secara fisik, emosional, dan romantisme seseorang terhadap lawan jenis.

Contohnya, seorang wanita menyukai pria, begitu juga sebaliknya.

2. Homoseksual

jenis orientasi seksual homoseksual gay lesbian
Ilustrasi pasangan homoseksual gay (businessinsider.com)

Homoseksual adalah orientasi seksual untuk individu yang memiliki ketertarikan seksual dan emosional dengan sesama gender.

Hubungan sesama jenis ini dikategorikan dalam dua jenis yaitu gay (pria suka dengan pria) dan lesbian (wanita suka dengan wanita).

3. Biseksual

jenis orientasi seksual biseksual
Ilustrasi pasangan biseksual (healthline.com)

Orientasi biseksual mengarah kepada orang yang tertarik pada sesama gender maupun lawan jenis.

Artinya, seseorang dapat suka dengan satu gender yang sama dengannya atau bisa juga menyukai lawan jenis.

4. Panseksual

jenis orientasi seksual panseksual
Ilustrasi panseksual (mirror.co.uk/FameFlynet)

Istilah orientasi seksual berikutnya adalah panseksual atau disebut juga omniseksual.

Panseksual ditujukan untuk individu yang tertarik dengan orang lain tanpa memandang jenis kelamin (gender) orang tersebut.

Secara harfiah, kata 'pan' berasal dari bahasa Yunani yang artinya 'semua' atau 'setiap'.

Jadi dapat disimpulkan bahwa seseorang dengan orientasi panseksual akan tertarik secara emosional, seksual, dan romantis pada semua gender.

Dalam hal ini, panseksual bisa saja mengarah pada pria, wanita, transgender, atau lainnya.

5. Poliseksual

jenis orientasi seksual poliseksual
Ilustrasi pasangan kekasih (Unsplash/Kristina Litvjak)

Polikseksual hampir mirip seperti panseksual, yang melibatkan banyak gender dalam hal ketertarikan emosional, romantis, dan seksual.

Hanya saja, orientasi poliseksual tidak memiliki hasrat untuk bersama bersama dengan pasangannya.

6. Aseksual

jenis orientasi seksual aseksual
Ilustrasi pasangan kekasih (Unsplash/Cody Black)

Orang-orang yang tertarik secara seksual dengan gender apapun disebut aseksual.

Pada umumnya, orang dengan orientasi aseksual tidak punya keinginan untuk terlibat dalam hubungan seks.

Kalaupun diajak berhubungan seks, mereka tidak merasakan kenikmatan fisik maupun emosional dengan pasangan.

Meski demikian, orang aseksual tetap ingin punya hubungan romantis dan intim terhadap orang yang ia suka, baik sesama atau beda gender.

7. Androseksual

jenis orientasi androseksual
Ilustrasi androseksual (sonaughty.com)

Androseksual atau androfilia adalah orientasi seksual yang masih sangat jarang diketahui.

Jenis orientasi seksual ini cenderung mengarah pada orang yang tertarik pada individu lain yang punya sifat maskulin.

Mereka tidak akan memandang jenis kelamin orang lain, selama sisi maskulinitas orang tersebut tampak menonjol.

Mengutip Womens Health Mag, istilah androseksual menggambarkan ketertarikan berdasarkan siapa orangnya, bukan gendernya.

8. Gineseksual

jenis orientasi gineseksual perempuan
Ilustrasi gineseksual (Unsplash/Aaron Burden)

Jika androseksual tertarik pada maskulinitas, maka gineseksual menunjukkan ketertarikan seseorang dari sisi feminitas.

Dalam hal ini, seseorang dengan orientasi homoseksual dan heteroseksual bisa saja menjadi gineseksual.

9. Demiseksual

jenis orientasi demiseksual
Ilustrasi demiseksual (healthline.com)

Demiseksual merupakan istilah untuk seseorang yang tidak punya ketertarikan seksual terhadap orang lain.

Kecuali, sudah sangat dekat dan merasa terhubung secara emosional dengan orang tersebut.

Kedekatan itu bisa saja terjalin mulai dari hubungan pertemanan biasa sampai yang sudah bertahun-tahun.

10. Autoseksual

orientasi seksual autoseksual
Ilustrasi autoseksual (Unsplash/@shadex_bona)

Seseorang dengan kecenderungan autoseksual suka sekali memandang diri sendiri di depan cermin, bahkan tanpa busana sekalipun.

Mereka kemudian berfantasi dan membayangkan sedang berhubungan seks (masturbasi) dengan dirinya sendiri.

11. Queer

orientasi seksual queer
Ilustrasi pasangan (Unsplash/@taylormae)

Selanjutnya, ada istilah Queer yang umum digunakan untuk semua identitas non-heteroseksual dan non-gender.

Orang dengan orientasi Queer menilai bahwa label-label seperti heteroseksual dan lainnya, tidak cukup menggambarkan seksualitas dirinya.

Misalnya, seorang pria tertarik pada pria lain, maka ia tidak ingin dilabeli sebagai pria 'gay'.

Begitu juga dengan wanita yang suka dengan wanita. Kemungkinan besar ia menolak dicap sebagai lesbian.

12. Aromantik

orientasi aromantik seksual
Ilustrasi aromantik seksual (lovepranky.com)

Jika seseorang tidak punya ketertarikan atau hasrat romantis dengan orang lain, bisa jadi ia mengalami orientasi seksual aromantik.

Orang aromantik lebih suka hidup sendiri dan tidak tertarik menjalin hubungan apapun dengan orang lain.

13. Skolioseksual

jenis orientasi seksual skolioseksual
Ilustrasi skolioseksual (healthline.com)

Skolioseksual merupakan jenis orientasi seksual di mana seseorang tertarik dengan individu yang memiliki gender 'tidak biasa'.

Mereka lebih suka orang dengan identitas seksual non-biner (bukan pria dan bukan pula wanita).

Contoh identitas non-biner dapat mengarah kepada para androgini dan intergender.

14. Sapioseksual

jenis orientasi sapioseksual
Ilustrasi sapioseksual (zliving.com)

Kebanyakan dari kamu pasti sangat asing dengan istilah orientasi seksual yang satu ini.

Sapioseksual adalah orientasi seksual di mana seseorang hanya tertarik pada orang yang dianggapnya pintar.

Dibanding penampilan fisik, golongan sapioseksual merasa lebih menghargai intelektualitas seseorang.

Bagi orang sapioseksual, kecerdasan sebagai hal paling unik, menarik, dan menjadi alasan mereka menyukai orang lain.

Menurut Diana Raab, Ph.D dalam artikelnya 'Sapiosexuality: What Attracts You to a Sexual Partner' di Psychology Today, sapioseksual percaya bahwa otak manusia merupakan organ seks terbesar.

Mereka akan jauh lebih bergairah dan antusias dengan lawan bicara yang punya rasa ingin tahu tinggi, berpikir tajam, dan terbuka pada hal baru.

Bahkan ketika berhubungan seks, sapioseksual mudah terangsang dengan percakapan berbau sains, filsafat, politik, atau psikologi.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Rizka
Rizka

Rizka

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU