The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Korut Longgarkan Perbatasan, Benarkah Kumur Air Garam dan Teh Willow Bantu Cegah COVID-19?
Situasi di Pyongyang, Korea Utara saat pandemi. (Kyodo via REUTERS)
Health

Korut Longgarkan Perbatasan, Benarkah Kumur Air Garam dan Teh Willow Bantu Cegah COVID-19?

Selasa, 31 Mei 2022 09:02 WIB 31 Mei 2022, 09:02 WIB

INDOZONE.ID - Beberapa waktu lalu, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un meminta kepada warganya untuk berkumur dengan air garam dan minum teh daun willow tiga kali sehari untuk memerangi virus corona.

Obat tersebut dilaporkan oleh media pemerintah Korea Utara, yang mengatakan pada hari Senin (16/5/2022) bahwa Kim Jong Un telah memerintahkan militer untuk menstabilkan pasokan obat-obatan.

Namun kini, berdasarkan laporan terbaru yang dikutip dari VOA, media pemerintah telah menggambarkan situasi COVID-19 di Korea Utara membaik dengan cepat.

Baca juga: Meski Sempat Kerepotan, Korut Klaim Telah Berhasil Memerangi Covid-19

Menurut angka harian yang diterbitkan di harian Rodong Sinmun, sejak pertengahan Mei jumlah kasus baru COVID-19 di Korea Utara menurun.

Pada hari Minggu (29/5/2022) penguncian pandemi di ibu kota, Pyongyang, sebagian dilonggarkan, menurut beberapa outlet luar negeri.

Mungkinkah penurunan kasus COVID-19 yang begitu cepat di Korea Utara ada hubungannya dengan perintah Kim Jong Un yang meminta warganya untuk berkumur menggunakan air garam dan minum teh daun willow.

garam cegah covid-19
Ilustrasi garam. (Freepik)

Berdasarkan artikel yang dikutip dari The Sun tahun 2020 lalu, ahli virologi dari Edinburgh University mengatakan berkumur dengan air garam  secara teratur bisa mengatasi pasien yang dinyatakan positif COVID-19.

"Upaya ini nampaknya efektif dalam mengurangi gejala dan lamanya penyakit ini," tulis Dr Sandeep Ramalingam, salah satu tim peneliti dalam Journal of Global Health.

Namun konsultan virologi di Royal Infirmary of Edinburgh itu mengatakan bahwa cara tersebut belum sepenuhnya benar, masih dibutuhkannya penelitian lebih lanjut.

Mengutip dari WebMD, Kepala Divisi Penyakit Menular di Dr. James J. Rahal Jr di New York Hospital Queens, dokter Sorana Segal-Maurer, menjelaskan bahwa garam berfungsi sebagai magnet bagi air yang menyerap partikel di saluran tenggorokan.

Meski begitu, Segal-Maurer mengatakan berkumur dengan air garam tidak akan secara ajaib menyembuhkan sakit tenggorokan, karena garam tidak memiliki efek antivirus, hanya bisa meringankan gejala.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Fitri
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor
Fitri

Fitri

Writer
JOIN US
JOIN US