The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pendarahan Otak: Jenis, Penyebab, Gejala, dan Penanganannya
Ilustrasi pendarahan otak (narayanahealth.org)
Health

Pendarahan Otak: Jenis, Penyebab, Gejala, dan Penanganannya

Kamis, 23 September 2021 22:35 WIB 23 September 2021, 22:35 WIB

INDOZONE.ID - Pendarahan otak bukan hanya disebabkan oleh cedera kepala akibat benturan keras, melainkan juga bisa diakibatkan oleh berbagai kondisi gangguan kesehatan.

Gejala yang muncul akibat pendarahan di otak sama halnya seperti stroke, maka dari itu perlu penanganan medis untuk mencegah kelumpuhan atau komplikasi yang mengancam nyawa.

Lantas, sebenarnya apa itu pendarahan otak? Apa penyebab dan gejala yang ditimbulkan ketika terjadi pendarahan di otak? Simak rangkuman Indozone berikut ini.

Apa Itu Pendarahan Otak?

pendarahan otak
Ilustrasi pendarahan otak (scitechdaily)

Pendarahan otak adalah kondisi pecahnya pembuluh arteri otak yang menyebabkan darah menggenang dan menggumpal di jaringan otak.

Ketika mengalami pendarahan otak, aliran darah menjadi tidak lancar, sehingga sel-sel di otak tidak mendapatkan asupan oksigen dan makanan yang cukup.

Akibatnya, sel-sel otak bisa rusak atau mati. Inilah yang membuat pendarahan otak dapat dikategorikan sejenis stroke, karena penderitanya akan merasakan gejala seperti stroke.

Pendarahan otak merupakan kondisi serius yang membutuhkan penanganan medis sesegera mungkin, karena dapat mengakibatkan komplikasi berupa stroke berat, kehilangan fungsi otak, dan kelumpuhan permanen.

Pada beberapa kasus, orang yang mengalami pendarahan otak dapat berujung pada kematian meski pun telah mendapatkan pertolongan medis di rumah sakit.

Jenis Pendarahan Otak

jenis pendarahan otak
Ilustrasi jenis pendarahan otak (headway.org.uk)

Pendaraha di otak terbagi dalam beberapa jenis. Jenis pendarahan otak ini dikelompokkan berdasarkan lokasi atau letak pendarahannya, yaitu sebagai berikut:

1. Intraserebral

Pendarahan otak intraserebal terjadi karena pecahnya pembuluh darah di otak dan darah mengalir di jaringan otak, sehingga beberapa bagian tidak berfungsi normal.

Jenis pendarahan otak yang paling banyak ditemukan ini disebabkan oleh tekanan darah tinggi atau kelainan genetik seperti arteriovenous malformation (AVM).

2. Subarachnoid

Subarachnoid adalah pendarahan yang terjadi di antara otak dan jaringan selaput atau membran yang melapisi otak, yang biasa disebut ruang subarachnoid.

Jenis pendarahan otak subarachnoid disebabkan oleh pembuluh darah pecah akibat cedera kepala berat, pembekuan darah, atau aneurisma.

3. Subdural

Subdural merupakan pendarahan yang terjadi di bawah lapisan durameter (lapisan keras di bawah tulang tengkorak) dan di atas selaput yang melapisi otak.

4. Epidural

Kebalikan dari subdural, epidural adalah pendarahan yang terjadi di atas lapisan durameter yakni lapisan keras yang berada di bawah tulang tengkorak.

Gejala Pendarahan Otak

gejala pendarahan otak
Ilustrasi gejala pendarahan otak (narayanahealth.org)

Gejala pendarahan otak yang dialami setiap orang berbeda-beda, bergantung pada lokasi pendarahan, tingkat keparahannya, dan seberapa banyak jaringan otak yang terdampak.

Gejala pendarahan otak pada umumnya akan berkembang dalam beberapa waktu atau justru muncul secara mendadak. Gejala pendarahan otak yang paling sering terjadi adalah sebagai berikut:

  • Sakit kepala tiba-tiba
  • Lemah dan lesu
  • Mual dan muntah
  • Linglung dan bingung
  • Pandangan kabur
  • Pingsan
  • Sulit menulis dan membaca
  • Susah berjalan, bergerak, dan berbicara

Penyebab Pendarahan Otak

penyebab pendarahan otak
Ilustrasi penyebab pendarahan otak (my.clevelandclinic.org)

Pendarahan di otak bisa disebabkan oleh berbagai hal.  Berikut ini beberapa faktor risiko penyebab pendarahan otak yang paling umum terjadi:

  • Tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi bisa membuat pembuluh darah pecah dan darah menyebar ke jaringan otak.
  • Kelainan pembuluh darah. Kelainan pembuluh darah yang terjadi pada saat lahir, membuat dinding pembuluh darah pada otak melemah dan bisa pecah seketika.
  • Cedera kepala. Cedera kepala umumnya disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas karena tidak memakai helm dan sabuk pengaman.
  • Gangguan pembekuan darah. Gangguan pembekuan darah karena tubuh kekurangan protein, sel darah merah berbentuk abnormal, dan mengonsumsi obat pengencer darah, dapat menyebabkan pendarahan otak.
  • Aneurisma. Kondisi tekanan darah tinggi yang dibiarkan terus-menerus, dapat mengakibatkan aneurisma, yaitu melemahnya dinding pembuluh darah, yang kemudian membengkak atau menonjol, sehingga terjadi pendarahan otak dan berujung pada stroke.
  • Tumor otak. Ketika terdapat tumor otak, maka jaringan lainnya akan akan terdesak dan meningkatkan tekanan pada rongga kepala yang berpotensi menyebabkan pembuluh darah pecah dan terjadi pendarahan di otak.

Penanganan Pendarahan Otak

penanganan pendarahan otak
Ilustrasi penanganan pendarahan otak (my.clevelandclinic.org)

Penderita yang mengalami pendarahan otak harus segera ditangani dengan tujuan untuk mengurangi gejala yang terjadi, meningkatkan kemungkinan pulih, dan mencegah timbulnya komplikasi.

Penanganan pendarahan otak juga disesuaikan dengan tingkat keparahan yang terjadi. Berikut ini beberapa cara mengatasi pendarahan otak:

  • Obat-obatan. Seperti obat penenang, obat diuretik, obat antiepilepsi, atau pain-killer untuk mengontrol tekanan darah, mencegah kejang, mengurangi rasa sakit, serta membantu pasien yang mengalami kesulitan menelan.
  • Perawatan medis. Pasien akan dirawat di ruangan ICU kemudian dipasang kateter, diberikan obat untuk mengurangi penggumpalan darah, pemantauan tekanan pada tengkorak kepala, dan pengontrolan tekanan darah.
  • Operasi. Metode operasi kraniotomi untuk membuang gumpalan darah dengan cara membuat lubang pada tengkorak, atau metode operasi stereotactic clot aspiration untuk membedah penggumpalan darah menggunakan jarum pada alat stereotactic.

Demikianlah penjelasan mengenai pendarahan otak beserta gejala dan penyebabnya. Jika kamu mengalami gejala-gejala pendarahan otak, segera kunjungi layanan kesehatan terdekat, ya!

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
Indriyana

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US