Kasus Reynhard, Psikolog: Korban yang Tak Melapor Bisa Depresi
Ilustrasi. (PIxabay/Holger Langmaier)
Health

Kasus Reynhard, Psikolog: Korban yang Tak Melapor Bisa Depresi

Selasa, 07 Januari 2020 15:43 WIB 07 Januari 2020, 15:43 WIB

INDOZONE.ID - Bicara kasus Reynhard Sinaga banyak yang tidak menduga bahwa wajah lugunya ternyata membawa tindak kriminal yang begitu berbahaya.

Ada 159 tuduhan kasus pemerkosaan yang dilakukan Reynhard. Kepolisian setempat menyebut korban mencapai 195 pria. Sementara, baru 48 pria yang kasusnya telah disidangkan.

Menurut Psikolog Erna Marina M.Psi banyaknya korban perkosaan Reynhard yang belum melapor, berisiko menderita kecemasan hingga depresi.

"Banyak korban pria malu. Mereka tidak bisa mencegah perkosaan itu terjadi pada dirinya. Mereka yang merahasiakannya, berisiko menderita kecemasan, hingga depresi," ujarnya kepada Indozone, Selasa (7/1).

"Mereka merasa sangat sulit untuk berfungsi dan mengalihkan rasa sakit mereka ke tingkat stres yang tinggi dan kadang-kadang keadaan disosiatif," katanya.

Menurut Erna, masyarakat telah memilih untuk mencari cara lain mengenai kejahatan ini. Bahkan hari ini, di banyak media sosial topik ini adalah tabu.  

"Banyak dari masyarakat menganggap pria dalam pemerkosaan pria tidak boleh dibicarakan. Korban pria sangat menyadari hal ini, dan pembatasan sosial ini dipindahkan dan menjadi diinternalisasi. Ini membuat kecil kemungkinan bahwa korban akan melaporkan mereka diperkosa," tukasnya.

Penampilan Reynhard yang lugu bak 'Peter Pan', berkacamata dan terlihat orang baik-baik juga menjadi perhatian.

"Tidak seperti pria yang membunuh pria, pemerkosa pria cenderung suka berteman dan blak-blakan. Mereka akan mencoba berpakaian dengan cara yang seksi karena mereka menghargai seksualitas mereka. Orang-orang yang mengenal mereka akan terkejut dengan serangan mereka," lanjut Erna.

Untuk menyikapi kasus Reynhard, Erna menyarankan saat ini utama sekali adalah konseling soal korban dulu.

"Kita membutuhkan lebih banyak pendidikan dan kesadaran sehingga mereka yang menderita serangan memahami bahwa mereka tidak perlu disalahkan. Korban tidak boleh merasa malu," ujarnya.

Lebih lanjut Erna mengatakan, jika kamu merupakan korban pelecehan seksual, mohon bantuan dan ketahuilah bahwa kamu tidak sendirian.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fauzi
Yulia Marianti
Ade Indra
Fauzi

Fauzi

Editor
Ade Indra

Ade Indra

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU