The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Omicron Bisa Kawin dengan Delta, Apa Kita Bisa Terjangkit Dua-duanya Sekaligus?
Ilustrasi virus corona. (Pixabay/geralt).
Health

Omicron Bisa Kawin dengan Delta, Apa Kita Bisa Terjangkit Dua-duanya Sekaligus?

Sabtu, 05 Februari 2022 10:45 WIB 05 Februari 2022, 10:45 WIB

INDOZONE.ID - Varian-varian virus Corona (SARS-CoV-2) diketahui dapat "kawin" alias berkombinasi di dalam tubuh orang yang terjangkit, termasuk varian Omicron dan varian Delta.

Berangkat dari situ, muncul pertanyaan, memangnya bisa seseorang terjangkit varian Omicron dan Delta sekaligus?

Sebuah makalah ilmiah yang dipresentasikan pada European Congress of Clinical Microbiology & Infectious Diseases pada musim panas lalu pernah menjawab pertanyaan itu meskipun tidak secara langsung.

Makalah itu menguraikan kisah seorang wanita berusia 90 tahun di Belgia yang terkena COVID-19 varian Alfa dan Beta secara bersamaan.

Pasien tersebut, seperti dikutip dari Health, dirawat di rumah sakit dan meninggal lima hari setelah diagnosis.

Sementara itu, sebuah makalah dalam jurnal Virus Research pada April 2021 mengidentifikasi dua pasien berusia 30-an di Brasil yang terinfeksi pada November 2020 dengan varian P.2 dan Gamma.

Kedua pasien mengalami gejala ringan, termasuk batuk kering, sakit tenggorokan dan sakit kepala. Meskipun belum ada laporan tentang koinfeksi dengan varian Delta dan Omicron, dokter mengatakan kondisi itu bisa terjadi.

"Ini sangat mungkin dari sudut pandang molekuler," kata pakar penyakit menular di University at Buffalo, Thomas Russo, MD.

Hal senada diungkapkan pakar penyakit menular Johns Hopkins Johns Center for Health Security Amesh A. Adalja, MD. Dia juga mengatakan koinfeksi dengan dua jenis virus yang sama dapat terjadi.

"Secara biologis, ya, mungkin saja terinfeksi Omicron dan Delta sekaligus," kata Adalja.

Cara Mencegah

Untuk mencegah hal itu, ahli epidemiologi dari Universitas Airlangga Windhu Purnomo menganjurkan siapa pun agar disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes).

"Jadi prokes tetap nomor satu untuk mencegah tertular atau menulari orang lain, dan mencegah terjadinya mutasi baru," kata Windhu dalam dialog bertema "Disiplin Masker dan Vaksinasi Cegah Omicron" pada Desember 2021 lalu, dikutip dari Antara pada Sabtu (5/2/2022).

Menurut Windhu, kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan dapat mencegah virus corona menular serta bermutasi dan memunculkan varian virus yang baru maupun kombinasi antarvarian.

"Kalau kita tidak ingin terjadi mutasi baru maka prokes (dijalankan). Kita mencegah jangan sampai ada penularan. Selama masih ada penularan maka risiko mutasi akan muncul," katanya.

Windhu juga mengingatkan pentingnya vaksinasi COVID-19 untuk mencegah terjadinya mutasi virus corona dan munculnya varian baru virus penyebab COVID-19.

"Yang baru satu dosis, lengkapi sampai dua dosis," katanya.

Artikel Menarik Lainnya:

Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor
JOIN US
JOIN US