Selamat dari Serangan Jantung, Lakukan Hal Ini agar Tidak Terulang
ilustrasi orang mengalami serangan jantung (pexels/freestocks.org)
Health

Selamat dari Serangan Jantung, Lakukan Hal Ini agar Tidak Terulang

Selasa, 18 Februari 2020 12:47 WIB 18 Februari 2020, 12:47 WIB

INDOZONE.ID - Hari ini, Indonesia kembali diselimuti kabar duka atas kepergian Ashraf Sinclair, suami dari Bunga Citra Lestari atau yang akrab disapa BCL.

Ashraf menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit MMC Kuningan, Jakarta, pukul 04.51 WIB, Selasa (18/2/2020) karena serangan jantung.

serangan
Ashraf Sinclair meninggal dunia karena serangan jantung (instagram/@ashrafsinclair)

Serangan jantung sendiri adalah salah satu dari berbagai macam komplikasi penyakit kardiovaskular (CVD). Penyakit ini menjadi salah satu penyakit yang sering terjadi di dunia, dan menjadi penyebab kematian nomor satu di Indonesia.

Meskipun serangan jantung jadi penyebab kematian yang sering terjadi, nyatanya masih ada sejumlah orang yang berhasil selamat dari serangan jantung.

Para ahli kesehatan mengatakan sekitar 86% orang akan selamat dari serangan jantung pertama.

Hal ini dapat terjadi karena jaringan otot jantung yang rusak masih dalam wilayah yang kecil. Selain itu, sistem listrik yang mengendalikan jantung tidak mengalami gangguan sehingga penderita bisa selamat.

Setelah selamat dari serangan jantung, apa langkah selanjutnya yang harus dilakukan oleh penderita, untuk mencegah serangan jantung tak kembali? Simak informasi di bawah ini:

jantung
ilustrasi pria terkena serangan jantung (health-post.ru)

Ahli kardiologi di Heart and Vascular Center, Dartmouth-Hitchcock Medical Center, Bruce Andrus, seperti dilansir dari Insider, Selasa (18/2/2020) mengatakan, langkah pertama yang harus dilakukan usai selamat dari serangan jantung pertama ialah melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh.

Bruce menjelaskan, serangan jantung biasanya terjadinya karena adanya masalah kesehatan. Seseorang akan mengalami serangan jantung ketika kadar tekanan darah, kolesterol dan diabetes mengalami peningkatan.

Salah satu dari faktor pemicu tersebut dapat membuat plak menumpuk di arteri, sehingga membatasi aliran darah ke jantung dan menyebabkan serangan jantung.

Sementara itu, ahli kardiologi dari Providence Saint John's Health Center, Nicole Weinberg mengatakan, untuk menyelamatkan nyawa pasien, staf medis akan fokus untuk memberikan perawatan pada pembukaan arteri dan mengembalikan aliran darah ke jantung.

Cara memulihkan diri usai mengalami serangan jantung

jantung
ilustrasi pria yang tengah diperiksa kesehatan jantungnya (TODAYonline)

Seseorang yang selamat dari serangan jantung, sebaiknya memikirkan kesehatan dalam jangka waktu  yang panjang. Karena penyakit ini bisa menyebabkan masalah jantung yang lebih parah, yaitu gagal jantung.

Penyakit jantung juga kini mulai ditemui di usia muda, seperti Ashraf. 20% pasien serangan jantung diketahui berusia 45 tahun. Semakin tua seseorang maka ada kemungkinan munculnya serangan jantung kedua.

Dokter yang menangani pasien serangan jantung, tidak hanya fokus memberi obat-obatan, tapi juga fokus dengan gaya hidup sehat untuk memperbaiki tekanan darah atau menurunkan kadar kolesterol.

Hasil tersebut bisa didapat dengan serangkaian cara. Mulai dari berhenti merokok, makan makanan sehat berimbang, aktif, menurunkan berat badan, kelola tekanan darah, kontrol kolesterol dan gula darah.

Dampak emosional dari serangan jantung

jantung
ilustrasi pria depresi karena mengalami serangan jantung (pexels/Andrew Neel)

Bruce mengungkapkan, serangan jantung dapat berdampak pada kesehatan emosional dan mental penderitanya. Ini karena banyak pasien menganggap serangan jantung akan membuat mereka kehilangan nyawa.

Beberapa pasien yang berhasil selamat dari serangan jantung, akan langsung melakukan aktivitas secara normal. Namun, ada pula orang yang butuh waktu hingga berbulan-bulan untuk kembali pulih.

Bruce menuturkan, sepertiga pasien yang mengalami serangan jantung akan merasa depresi selama masa pemulihan.

Untuk meningkatkan kesehatan jantung, ada baiknya jika seseorang mengikuti program rehabilitasi jantung.

Sebuah penelitian membuktikan, orang yang ikut dalam program rehabilitasi ini dapat menurunkan risiko kematian akibat serangan jantung.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Zega
Putri
Zega

Zega

Editor
Putri

Putri

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU