The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Jangan Bingung, Begini Cara Menghadapi Teman yang Depresi
Ilustrasi orang depresi. (Unsplash)
Health

Jangan Bingung, Begini Cara Menghadapi Teman yang Depresi

Tunjukkan bahwa kamu peduli.

Jumat, 07 Januari 2022 10:26 WIB 07 Januari 2022, 10:26 WIB

INDOZONE.ID - Tidak semua orang tahu bagaimana cara menghadapi teman yang sedang depresi. Bahkan, beberapa orang mungkin pernah merasa bingung menghadapi teman mereka yang depresi.

Setiap orang memiliki tanda mengalami depresi yang berbeda-beda. Mengutip dari Healthline, berikut tanda-tanda orang depresi:

  1. Tampak lebih sering sedih dan menangis dari biasanya
  2. Terlihat lebih pesimis dan putus asa dengan masa depannya
  3. Selalu merasa bersalah
  4. Tidak tertarik menghabiskan waktu bersama orang lain
  5. Jadi lebih jarang berkomunikasi
  6. Mudah marah atau tersinggung
  7. Tak peduli dengan penampilan
  8. Sulit berkonsentrasi
  9. Sulit tidur
  10. Sering membicarakan kematian atau bunuh diri

Jika kamu menemukan temanmu dengan tanda-tanda depresi di atas, jangan bingung. Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menghadapinya.

Baca juga: Sulit Dikenali, Ini Ciri Depresi pada Laki-laki

Pertama, mulai bangun percakapan dengannya. Beritahu dia bahwa kamu ada untuknya. Tunjukkan bahwa kamu sebenarny khawatir dengan kondisinya.

Bisa mulai percakapan dengan kalimat "Beberapa hari ini kamu kelihatan sedih, ada masalah apa?". Jika dia sudah bercerita, jangan mencoba langsung memberinya nasihat. Bisa jadi dia memang hanya butuh didengarkan.

Kedua, bantu mereka menemukan jalan keluar. Kamu mungkin bisa mengajaknya untuk menemui psikolog atau psikiater. Bila perlu, temani mereka menemui psikolog atau psikiater.

Ketiga, tawarkan bantuan untuk melakukan aktivitas hariannya. Kamu mungkin bisa membantunya untuk membayar listrik, belanja atau membantunya mengerjakan tugas.

Keempat, kamu harus bersabar. Menghadapi orang depresi tidak mudah. Depresi biasanya akan membaik dengan pengobatan, namun semua itu butuh proses yang panjang.

Bahkan ketika pengobatan sudah selesai bukan berarti depresi bisa hilang sepenuhnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Dina
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor
Dina

Dina

Writer
JOIN US
JOIN US