The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Sering Diremehkan, Hati pada Hewan Ternyata Dianggap sebagai Superfood
Hati sapi (Cookpad/Hana Hanif)
Health

Sering Diremehkan, Hati pada Hewan Ternyata Dianggap sebagai Superfood

Hati bisa diolah jadi ragam masakan lezat, lho!

Rabu, 23 Desember 2020 20:14 WIB 23 Desember 2020, 20:14 WIB
Jika diminta untuk memilih, kebanyakan orang biasanya akan memilih mengonsumsi bagian daging daripada hati pada hewan. Hati dan jeroan, umumnya kurang disukai karena memiliki rasa yang tidak cocok bagi lidah setiap orang. Selain itu, hati juga dianggap sebagai makanan yang tidak menyehatkan.
 
Kamu tentu mengetahui fungsi dari hati adalah sebagai tempat untuk mengeluarkan racun. Sehingga, orang-orang menganggap racun-racun tersebut masih tertinggal di dalam hati. Padahal, hati tidak menyimpan racun, hati malah mengubah racun tersebut agar bisa dikeluarkan oleh tubuh.
 
 
Dilansir dari healthline, hati disebut sebagai superfood atau makanan super. Superfood itu sendiri adalah makanan dengan nutrisi dan gizi yang sangat tinggi. Selain rendah kalori, makanan yang memiliki gelar superfood sangat kaya akan protein, vitamin, dan mineral bagi tubuh.
 
Sebagai superfood, kandungan nutrisi dalam hati ternyata dianggap lebih banyak daripada sayuran dan buah-buahan. Sehingga, kamu tak perlu lagi merasa ragu ketika ingin mengonsumsi hati. Apalagi hati sangat mudah ditemukan dan dijual dengan harga yang terjangkau di pasaran.
 
Hampir 25 persen kandungan dari hati merupakan kandungan protein. Dengan demikian, hati sangat cocok dijadikan sebagai menu diet. Kamu akan merasa kenyang lebih lama dan metabolisme tubuh jadi lebih meningkat. Bukan hanya itu, kalori dan kandungan lemak pada hati juga lebih rendah daripada bagian tubuh hewan lainnya.
 
Pada sapi, hati mengandung banyak zat besi, folat, riboflavin, tembaga, serta vitamin A dan B12. Kandungan-kandungan tersebut sangat bermanfaat bagi tubuh. Misalnya saja, membantu fungsi organ tubuh, fungsi otak, perkembangan otak, pertumbuhan sel, serta pembentukan DNA.
 
Namun, di balik padatnya kandungan nutrisi pada hati, kamu juga perlu sedikit berhati-hati, ya. Sebab, hati mengandung kolesterol yang cukup tinggi. Sehingga, ibu hamil dan orang-orang yang memiliki riwayat penyakit seperti asam urat, tidak disarankan untuk mengonsumsi hati.
 

Artikel menarik lainnya

TAG
Susi Fatimah
Dita Rana
Dita Rana

Dita Rana

Community Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US