The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Diet Rendah Kalori atau Diet Rendah Karbohidrat yang Harus Diikuti untuk Menurunkan BB?
Ilustrasi menurunkan berat badan (unsplash/Bill Oxford)
Health

Diet Rendah Kalori atau Diet Rendah Karbohidrat yang Harus Diikuti untuk Menurunkan BB?

Kamis, 17 September 2020 10:40 WIB 17 September 2020, 10:40 WIB

INDOZONE.ID - Jika kamu sedang proses menurunkan berat badan, tentu kamu sering ditanya perihal diet yang kamu lakukan. Misalnya saja pertanyaan mengenai asupan kalori dan karbohidratnya.

Karbohidrat dan kalori sama-sama penting dalam mengurangi berat badan. Tapi keduanya sangat berbeda satu sama lain dan membantu kamu dengan cara yang berbeda.

Untuk menurunkan berat badan secara efektif seseorang harus membuat defisit kalori. Artinya, jumlah kalori yang  dibakar dalam sehari dengan melakukan berbagai aktivitas harus lebih banyak dari jumlah kalori yang kamu konsumsi.

Diet rendah kalori juga bisa bermanfaat bagi orang yang menderita berbagai kondisi kesehatan seperti obesitas dan masalah jantung. Namun, membatasi asupan kalori terlalu banyak dapat berbahaya bagi kesehatan dan mungkin tidak membantu menurunkan berat badan.

Sementara itu, penghitungan karbohidrat adalah tentang menghitung asupan karbohidrat bersih. Jumlah tersebut diperoleh dengan mengurangi serat dari total karbohidrat per porsi. Ada beberapa program diet yang melibatkan konsumsi karbohidrat dalam jumlah rendah dalam sehari. Yang paling dibatasi, hanya 60 gram karbohidrat yang dikonsumsi dalam sehari.

Menemukan jumlah karbohidrat yang tepat dalam makanan bisa menjadi tugas yang menantang. Kamu mungkin tidak menemukan kandungan karbohidrat bersih dari semua jenis makanan. Bahkan makanan yang  dibeli dari supermarket mungkin mencantumkan karbohidrat dalam tiga judul berbeda: Karbohidrat total, serat makanan, dan gula.

Saat kamu melakukan diet rendah karbohidrat, kamu mungkin harus menghindari beberapa sumber karbohidrat. Diet rendah karbohidrat baik untuk penderita diabetes tipe 1 dan tipe 2 untuk mengatur kadar gula darah. Setelah menurunkan berat badan dengan diet rendah karbohidrat.

Itu artinya, kedua pendekatan ini untuk menurunkan berat badan memiliki pro dan kontra masing-masing. Mana yang harus kamu pilih tergantung pada kondisi kesehatan dan kenyamanan kamu.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Muhammad Alfath Ishari
Fitri

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US