Dinkes Minta Para Istri Waspada, karena Suami Bisa Jadi Homoseksual
ilustrasi/pexels
Health

Dinkes Minta Para Istri Waspada, karena Suami Bisa Jadi Homoseksual

Selasa, 03 Desember 2019 11:30 WIB 03 Desember 2019, 11:30 WIB

INDOZONE.ID - Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat meminta para istri untuk waspada, karena bisa  jadi suaminya memiliki kelainan seks sebagai pecinta sesama jenis atau homoseksual.

"Ini harus jadi 'aware' buat para istri, ternyata banyak suami punya pasangan sesama jenis di wilayah kita," kata Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Irfan Maulana di Cikarang, Selasa (03/12).

Menurutnya, pria penyuka sesama jenis terlihat seperti lelaki biasa dalam kehidupan sehari-hari. Namun status sebagai homoseksual baru diketahui setelah menjalani proses pemeriksaan.

hmo
ilustrasi/pexels

"Mereka ini biasanya lelaki normal, bisa karena istrinya di kampung atau karena ingin cari sensasi baru," katanya.

Berdasarkan catatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, sepanjang tahun 2019, jumlah penderita HIV dan AIDS bertambah 105 pasien. Penyebab tertinggi dari penderita ini ialah pria homoseksual.

"Tahun ini bertambah 105 pasien HIV dan AIDS, pria ada 74 orang dan wanita sebanyak 31 pasien," ungkapnya.

Dari 74 pria penderita HIV dan AIDS di Bekasi, 46 di antaranya merupakan pecinta sesama jenis. Selain itu, sebanyak 41 wanita terdeteksi pekerja seks.

Dari jumlah itu, diketahui ada enam waria, empat kasus kelompok berisiko tinggi atau Risti, dan dua pria pelanggan pekerja seks.

"Serta lain-lain seperti penggunaan narkoba, transfusi darah, alat tato, transplantasi organ tubuh, dan ibu ke bayi sebanyak 33 penderita," kata Irfan.

Dinkes
ANTARA/Pradita Kurniawan Syah

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarti mengatakan, 105 kasus baru membuat daftar penderita HIV/AIDS bertambah jadi 1670 orang.

"Bagi laki-laki yang sudah berumah tangga sangat diperlukan kesetiaannya terhadap pasangan sehingga bisa memotong rantai penularan virus ini," katanya.

Untuk menekan kasus ini, pihaknya terus melakukan upaya di antaranya pengembangan layanan 'Voluntary Counseling and Testing' (VCT) atau konseling dan tes HIV sukarela, sosialisasi pada populasi Risti, dan pengembangan layanan Perawatan Dukungan Pengobatan (PDP).

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Putri
Putri

Putri

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU