The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Mengenal 'Dirty Bulk' Diet untuk Menambah Berat Badan, Begini Efek Sampingnya
Menambah berat badan dengan makanan tinggi kalori. (Pexels)
Health

Mengenal 'Dirty Bulk' Diet untuk Menambah Berat Badan, Begini Efek Sampingnya

Selasa, 29 November 2022 23:00 WIB 29 November 2022, 23:00 WIB

INDOZONE.ID - Jika kebanyakan orang ingin menurunkan berat badan maka berbeda dengan dirty bulk. Dirty bulk adalah sebuah proses menambah berat badan dengan cara yang ekstrem dan bisa dibilang yang penting asal olahraga dan asal makan.

Apa maksudnya? Jadi, mudahnya dirty bulk ini adalah ketika kamu ingin menambah massa dan kekuatan otot dengan cara meningkatkan porsi makan serta berolahraga namun, kalori yang dibakar tidak lebih banyak dibandingkan yang dikonsumsi.

Baca Juga: Diet Bukan Sembarang Diet, Ini Solusi untuk Menurunkan Tekanan Darahmu

Contohnya seperti, kamu mengkonsumsi sebanyak 4.000 kalori sehari dan tetap berolahraga namun olahraga yang kamu lakukan hanya membakar 500 kalori dalam sehari. 

Dengan melakukan diet dirty bulk ini memang tergolong efektif dalam mempercepat penambahan massa otot dan kekuatan. Akan tetapi, ada beberapa efek samping yang harus diperhatikan akibat penerapan dirty bulk ini.

Baca Juga: Resep Nasi Goreng Oatmeal, Enak dan Sehat Bisa Jadi Menu Diet Kamu Loh

1. Berpotensi Kelebihan Lemak

Dikutip melalui Health Nutrition, dirty bulk memang secara khusus bagus untuk diaplikasikan. Namun, penelitian menunjukan jika akan lebih tinggi berpotensi kelebihan lemak.

2. Mempengaruhi Kadar Gula Darah

Seiring dengan potensi lemak yang berlebihan, ada juga kemungkinan efek negatif lainnya yang perlu dipertimbangkan. Mengkonsumsi terlalu banyak makanan dengan kalori tinggi tentu akan berisiko pada kadar gula yang rendah.

3. Peningkatan Rasa Lelah

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, melakukan dirty bulk berarti mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak kalori dan juga karbohidrat. Sebuah studi mengatakan bahwa diet tinggi karbohidrat dapat menyebabkan peningkatan kelelahan dan gejala depresi.

Baca Juga: 9 Makanan Pengganti Nasi yang Enak dan Sehat, Bisa untuk Diet!

Penulis: Jihan Rienita

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Dina Agustina
Indozone
TERKAIT DENGAN INI
ARTIKEL LAINNYA
LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US