The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Sering Dianggap Sepele, Mood Swing Ternyata Pengaruhi Kualitas Hidup
Ilustrasi. (Pixabay/RyanMcGuire)
Health

Sering Dianggap Sepele, Mood Swing Ternyata Pengaruhi Kualitas Hidup

Minggu, 17 November 2019 15:05 WIB 17 November 2019, 15:05 WIB

INDOZONE.ID - Mood swing merupakan istilah yang diberikan pada perubahan mood atau perasaan secara mendadak tanpa alasan yang siginifikan. Biasanya nih, orang-orang yang kerap mengalami mood swing akan dijuluki dengan panggilan moody.

Pada dasarnya, suasana hati adalah kondisi psikologis dasar sebagai reaksi tubuh terhadap lingkungan atau situasi tertentu. Terkadang, luapan emosional ini (baik atau buruk) bisa tampak berlebihan mengalahkan kepentingan rangsangan tersebut.

Jangan anggap remeh mood swing, karena jika sudah memiliki Mood swing yang tinggi akan berdampak pada kelainan psikologis yaitu bipolar disorder. Dimana penderita bipolar disorder memiliki mood swing yang tinggi dan sangat mempengaruhi kualitas hidupnya dan mengganggu bahkan bisa “merusak” kegiatan sehari-hari.

Bagi remaja, mood swing dan bipolar memang sulit dibedakan, karena perubahan suasana hati yang signifikan juga termasuk dalam tanda pendewasaan diri atau pubertas. Tetapi, beda antara mood swing dan bipolar dapat terlihat dari perubahan mood yang ekstrem dibandingkan dengan perubahan suasana hati biasa.

Mood swing ekstrem terjadi mendadak dan melibatkan kondisi emosional yang naik-turun, bergantian antara merasa bahagia dan sejahtera, kemudian dihinggapi oleh perasaan marah, tersinggung, atau depresi, dalam waktu yang relatif singkat.

Salah satu kemungkinan penyebab mood swing adalah ketidakseimbangan kimia otak yang berhubungan dengan pengaturan suasana hati dan perubahan hormon yang dihasilkan tubuh. Ketidakseimbangan ini pun bisa terjadi tergantung pada banyak faktor yang berbeda.

Melansir dari laman Alodokter berikut berbagai penyebab seseorang mengalami mood swing:

1. Kondisi hormon

Remaja, wanita hamil, dan wanita menopause adalah kelompok yang memiliki kemungkinan besar mengalami perubahan suasana hati terkait perubahan hormon.

2. Ketidakseimbangan kimia otak

Mood swing bisa disebabkan oleh ketidakseimbangan zat kimia otak yang mengatur suasana hati. Beberapa contoh zat kimia otak ini adalah serotonin dan dopamin.

3. Penyakit tertentu

Menderita penyakit tertentu juga menjadi faktor yang mendasari kemunculan mood swing. Beberapa penyakit yang bisa menyebabkan gangguan mood adalah kerusakan paru-paru, ginjal, atau jantung, penyakit tiroid dan kelainan pada otak.

4. Gangguan mental

Gangguan mental yang sering kali dikaitkan dengan keluhan mood swing adalah depresi, gangguan bipolar, gangguan kepribadian ambang, skizofrenia, dan ADHD.

Selain beberapa penyebab di atas, kecanduan atau penyalahgunaan obat-obatan terlarang dan minuman keras, serta efek samping obat-obatan tertentu juga bisa menimbulkan mood swing.

Artikel Menarik Lainnya

TAG
Indozone
Astrid Dwijayanti
Astrid

Astrid

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US