The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Dear Parents, Jaga Berat Badan Anak Tetap Ideal agar Tidak Pubertas Dini
Ilustrasi anak kegemukan. (Psychcentral)
Health

Dear Parents, Jaga Berat Badan Anak Tetap Ideal agar Tidak Pubertas Dini

Begini caranya.

Selasa, 30 Juni 2020 18:34 WIB 30 Juni 2020, 18:34 WIB

INDOZONE.ID - Menjaga berat badan ideal bukan hanya perlu dilakukan oleh orang dewasa. Anak-anak pun tidak disarankan untuk memiliki berat badan berlebih karena itu bisa berdampak ke kesehatannya di masa depan. Oleh karenanya, orang tua diharapkan memantau berat badan anak agar tetap terjaga.

Salah satu dampak yang bisa terjadi apabila anak memiliki berat badan berlebih adalah mengalami pubertas lebih cepat atau pubertas dini dibandingkan teman-temannya. Hal ini disebabkan oleh lemak yang menumpuk di tubuh. Lemak dalam jumlah berlebih di saat usia pra-pubertas dapat memicu hormon tertentu yang mempercepat terjadinya pubertas.

“Untuk anak-anak yang kegemukan otomatis jumlah lemak di dalam tubuhnya berlebih. Lemak akan mengganggu produksi hormon di dalam tubuh karena nahan baku yang terlalu banyak membuat laju kecepatan mencapai pubertas lebih cepat,” ujar Ardy Brian Lizuardi, Master of Science in Nutrition and Health Wageningen University, Belanda dalam suatu webinar, Selasa (30/6/2020).

Bukan hanya pubertas lebih cepat, anak yang kegemukan juga berisiko mengalami gangguan siklus kesehatan. Utamanya pada anak perempuan. Contoh gangguan yang bisa terjadi adalah siklus menstruasi yang tidak teratur dan proses pertumbuhan yang terganggu.

“Kadang orangtua merasa gemas kalau anaknya terlihat chubby. Tapi sebenarnya kalau bicara masalah kesehatan, sebaiknya anak-anak tidak gemuk karena bisa mengalami gangguan kesehatan saat mulai masuk masa pubertas dan dewasa,” kata Ardy.

Dirinya menambahkan, ada suatu penelitian yang membahas tentang konsep early life programming. Konsep tersebut mengungkapkan, kondisi masa kecil seorang anak dapat memengaruhi kondisinya ketika dewasa nanti.

Apabila ada anak yang masa kecilnya mengalami kegemukan, asupan nutrisi yang tidak tepat, dan stres yang tinggi, maka bisa berkolerasi dengan kondisinya saat dewasa.

“Anak yang kecilnya kegemukan cenderung berisiko mengalami diabetes, hipertensi, dan obesitas ketika dewasa. Untuk itu,  orang tua sebaiknya tetap menjaga berat badan anak dalam kondisi ideal,” pungkas Ardy.


Artikel Menjadi Lainnya:

TAG
JOIN US
JOIN US