The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Bisakah Ibu Hamil Melahirkan Normal Jika Pernah Operasi Sesar?
Ilustrasi ibu hamil. (freepik/wavebreakmedia)
Health

Bisakah Ibu Hamil Melahirkan Normal Jika Pernah Operasi Sesar?

Begini penjelasannya.

Senin, 29 Juni 2020 18:32 WIB 29 Juni 2020, 18:32 WIB

INDOZONE.ID - Beberapa di antara kamu mungkin ada yang pernah mendengar jika perempuan telah melakukan persalinan dengan cara operasi sesar, maka harus melakukan hal yang sama di kehamilan selanjutnya. Namun sebenarnya, perempuan tetap bisa melakukan persalinan normal kendati di kehamilan sebelumnya melahirkan lewat operasi sesar.

“Ibu hamil bisa melakukan persalinan secara normal atau per vaginam setelah melalui persalinan operasi sesar. Nama metodenya adalah vaginal birth after caesarean (VBAC). Tapi memang ada beberapa syarat untuk melakukan VBAC,” ujar spesialis kebidanan dan kandungan, dr Eric Kasmara SpOG kepada Indozone melalui pesan singkat, Senin (29/6/2020).

Syarat-syarat untuk melakukan VBAC antara lain ibu memiliki bekas sayatan operasi sesar rendah di segmen bawah rahim (trans-peritoneal profunda). Selain itu, ibu belum pernah melakukan operasi berat pada rahim seperti miomektomi dan belum pernah mengalami rahim robek di kehamilan sebelumnya. Kemudian ibu hamil tidak memiliki kondisi medis yang membuat persalinan normal menjadi berisiko, misalnya plasenta previa atau fibroid.

“Tulang panggul ibu hamil juga harus berukuran cukup besar sehingga memungkinkan bayi untuk keluar dengan mudah. Selain itu juga memiliki ketebalan segmen bawah rahim (SBR) di atas 4 milimeter. Biasanya dokter yang dapat menentukan hal ini,” kata dr Eric.

Selanjutnya, metode VBAC hanya diperkenankan jika ibu hamil mengandung 1 bayi dan hanya pernah melakukan satu kali operasi sesar sebelumnya tapi bukan dengan sayatan vertikal. Ada pula jangka waktu yang harus diperhatikan.

Menurut dokter yang berpraktik di Rumah Sakit Pondok Indah-Puri Indah itu, jangka waktu yang disarankan adalah 18-24 bulan dari kehamilan sebelumnya. Tujuannya untuk memastikan bekas operasi sesar sebelumnya sudah benar-benar pulih dan menurunkan risiko terjadinya rahim robek pada persalinan VBAC.

“Melahirkan dengan metode ini harus dilakukan secara alami tanpa induksi karena obat induksi dapat meningkatkan risiko rahim sobek. Terakhir, pastikan ibu hamil memilih pelayanan kesehatan atau rumah sakit dengan fasilitas melahirkan yang lengkap, termasuk untuk menangani operasi sesar darurat,” pungkas dr Eric.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US