The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Benjolan di Payudara Belum Tentu Kanker Loh, Ada Kemungkinan Lain!
Ilustrasi Payudara (Photo by cottonbro from Pexels)
Health

Benjolan di Payudara Belum Tentu Kanker Loh, Ada Kemungkinan Lain!

Senin, 12 April 2021 10:26 WIB 12 April 2021, 10:26 WIB

INDOZONE.ID - Jika ada benjolan di payudara kamu, maka sebenarnya kamu wajib waspada. Bisa saja benjolan tersebut adalah kanker. Maka dari itu, kamu sebenarnya wajib untuk mengecek payudara setiap hari.

Caranya adalah meraba payudara dengan mencari apakah ada benjolan atau tidak di payudara. Jika ada benjolan, maka segera berkunjung ke dokter. Namun, perlu juga kamu ketahui bahwa tak semua benjolan di payudara disebabkan oleh kanker.

Setidaknya ada dua hal penyebab payudara kamu memiliki benjolan. Apa saja?

1. Papilloma

Papilloma adalah tumor jinak yang mirip seperti kutil dan tumbuh di saluran susu payudara. Biasanya hal ini terjadi pada usia 35-55 tahun.

Papilloma terdiri dari kelenjar dan jaringan fibrosa serta pembuluh darah yang tumbuh di saluran susu dan dapat menyebabkan benjolan di dekat puting. Papilloma dapat menyebabkan keluarnya cairan bening atau berdarah dari puting.

Cara untuk menyembuhkannya adalah melakukan operasi dengan mengangkat papilloma bersamaan dengan duktus tempatnya tumbuh.

Perlu diketahui bahwa memiliki lebih dari satu papilloma bisa menyebabkan kanker.

2. Perubahan payudara fibrokistik

Hadirnya benjolan di payudara bisa juga terjadi karena adanya perubahan fibrokistik dan/atau kista. Hal ini merupakan perubahan jinak pada jaringan payudara.

Biasanya hal ini dialami oleh wanita berusia 30-40 tahun. Tetapi, penyakit ini juga bisa menyerang segala usia!

Fibrosis payudara membuat pengidap memiliki jaringan ikat ekstra di payudara yang terasa menggumpal. Fibrosis adalah jenis jaringan yang sama yang membentuk ligamen dan jaringan parut.

Sedangkan kista adalah kantung kecil berisi cairan, yang biasanya berbentuk bulat dan juga dapat bergerak di sekitar payudara. Kista berjalan seiring dengan fibrosis.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Muhammad Alfath Ishari

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US