The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Ini Alasan Kenapa Kamu Masih Kekurangan Vitamin D Meski Sudah Rutin Berjemur
Ilustrasi. (Unsplash/Marie-Sophie T├ękian)
Health

Ini Alasan Kenapa Kamu Masih Kekurangan Vitamin D Meski Sudah Rutin Berjemur

Kamis, 09 Juli 2020 16:20 WIB 09 Juli 2020, 16:20 WIB

INDOZONE.ID - Ada satu kasus seorang pria yang sudah rutin berjemur di bawah sinar matahari tetapi saat kadar vitamin D-nya diperiksa, dia mengalami defisiensi vitamin D.

Tapi, di sisi lain, ada seorang wanita yang jarang berjemur dan kadar vitamin D-nya kurang dalam tubuh, tapi masih lebih tinggi dari si pria.

Mengapa kedua hal ini bisa terjadi?

Dokter Spesialis Gizi Klinik RS Medistra, Cindiawaty J. Pudjiadi mencoba memberi penjelasan mengapa hal tersebut bisa terjadi. Cindiawaty mengatakan, pada kasus pria ternyata ditemukan variasi gen dalam tubuhnya. Hal itulah yang membuat pria tersebut kekurangan vitamin D.

"Dia mengalami variasi gen di CYP2R1 sehingga 25[OH] D tidak cukup, biarpun banyak terkena matahari," ujar Cindiawaty, Kamis (9/7/2020).

Dalam kondisi ini, meski ia berjemur lama, tapi jika enzimnya tidak cukup, maka vitamin D inaktif-nya akan menjadi tidak maksimal dan berujung kadar 25[OH] D juga masih defisiensi.

"86 persen mengalami variasi atau mutasi yang tidak terlalu parah, produksi enzim (untuk produksi vitamin D) tidak bisa maksimal sehingga prosedur perubahan vitamin D tidak aktif menjadi aktif tidak maksimal. Sedangkan tubuh butuh yang aktif untuk dibawa ke mana-mana (seluruh tubuh)," ungkap Cindiawaty.

Sementara itu, di sisi lain pada kasus si wanita, ternyata genetiknya tidak mengalami variasi, sehingga perubahan vitamin D tidak terganggu meskipun dia jarang berjemur. 

Lantas, apa yang harus dilakukan kedua orang ini?

Untuk kasus si wanita, melakukan berjemur sudah bisa meningkatkan kadar 25[OH] D, sementara untuk pria, dia memerlukan pemberian suplementasi vitamin D.

Berjemur bisa membuat seseorang mendapatkan 90 persen vitamin D, dan sisanya bisa didapatkan dari makanan bergizi seperti keju, susu, telur, ikan hingga sayuran hijau tua.

Disarankan berjemur pukul 09.00 dan diawali dengan berjemur selama 5 menit. Setelah itu, naikkan secara bertahap durasinya, maksimum 15 menit. Usahakan berjemur sebanyak 2 sampai 3 kali dalam seminggu.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Zega
Dina
Zega

Zega

Editor
Dina

Dina

Writer
JOIN US
JOIN US