The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Waspada! Kasus COVID-19 Kembali Naik di 21 Provinsi, Kemenkes Imbau Masyarakat Taat Prokes
Ilustrasi penyebaran COVID-19 (Freepik)
Health

Waspada! Kasus COVID-19 Kembali Naik di 21 Provinsi, Kemenkes Imbau Masyarakat Taat Prokes

Jangan abai.

Minggu, 26 Juni 2022 14:30 WIB 26 Juni 2022, 14:30 WIB

INDOZONE.ID - Angka infeksi COVID-19 di Indonesia kembali meningkat. Berdasarkan data yang diinformasikan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI), hingga Sabtu (25/6/2022), kasus COVID-19 bertambah sebanyak 1.831. Sehingga, totalnya menjadi 6,078,725 kasus.

Tak hanya itu, Kemenkes juga melaporkan secara nasional, kasus COVID-19 meningkat di 21 provinsi di seluruh Indonesia. Di mana ada lima provinsi yang secara berurutan menempati posisi penambahan kasus terbanyak, yaitu:

  1. DKI Jakarta: 8.160
  2. Jawa Barat: 2.602
  3. Banten: 1.475
  4. Bali: 453
  5. Jawa Timur: 289

Dari angka itu, sub varian BA.4 dan BA.5 tercatat menginfeksi sebanyak 143 kasus.

Sehingga menurut juru bicara Kementerian Kesehatan, dr. Mohammad Syahril masyarakat perlu waspada dan mengenali gejala subvarian Omicron tersebut.

“Untuk BA.5 sama BA.4 hampir sama, gejala utamanya adalah di batuk, kemudian ada demam, flu, pilek. Jadi, gejala untuk BA.4 dan BA.5 ini mirip-mirip atau hampir sama dengan omicron yang lalu tapi lebih ringan. Karena kita masih masa pandemi, maka tentu saja fluktuasi angka-angka ini, atau indikator-indikator ini bisa naik dan turun, yang menjadi perhatian dan evaluasi kita untuk waspada dan taat prokes," ucapnya dalam konferensi pers, Jumat (24/6/2022).

Sementara itu, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menargetkan 70% target populasi sudah mendapat vaksinasi penuh dua dosis pada Juni 2022.

Baca juga: Kasus COVID-19 Meledak Lagi! IDI Imbau Penggunaan Kembali Masker di Ruang Terbuka

Sejauh ini sudah 74% warga Indonesia yang divaksinasi satu dosis, dan 62% divaksinasi dua dosis. Vaksinasi ini akan terus didorong agar capaiannya semakin besar.

“Kalau berdasarkan populasi sebanyak 270 juta, maka pasien kita ini dosis satu 74, dan dosis dua 62 persen. Nah, untuk itu vaksin ini menjadi program prioritas bagi kita semua untuk meningkatkan capaian vaksin satu, vaksin dua, maupun booster di seluruh Indonesia," sambung Syahril.

Lebih lanjut, dia juga mengimbau masyarakat untuk menaruh perhatian terhadap penyebaran cacar monyet atau monkeypox.

Meski belum ada kasus yang ditemukan di Indonesia, Syahril berharap masyarakat waspada terhadap penyakit yang dibawa oleh satwa primata, seperti monyet, tupai dan yang lainnya.

“Kemenkes telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi serta penanganan dan pemantauan di pintu-pintu masuk kedatangan luar negeri. Jadi masyarakat perlu waspada,” ungkapnya.


 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Anisa Rizwani
JOIN US
JOIN US