The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Waspada, Omicron BA.4 dan BA.5 Rentan Menyerang Anak-Anak, Kenali Gejalanya!
Seorang anak menjalani pemeriksaan gigi saat mengikuti program Bakti Kesehatan Polri di Kodim 0609 Cimahi, Jawa Barat (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi).
Health

Waspada, Omicron BA.4 dan BA.5 Rentan Menyerang Anak-Anak, Kenali Gejalanya!

Patuhi prokes.

Selasa, 05 Juli 2022 10:15 WIB 05 Juli 2022, 10:15 WIB

INDOZONE.ID - Indonesia kembali mengalami tren kenaikan kasus COVID-19 dalam beberapa waktu terakhir. Hal ini dikarenakan merebaknya subvarian Omicron BA.4 dan BA.5.

Bahkan menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebanyak 81 persen kasus COVID-19 di Indonesia disebabkan akibat infeksi dua subvarian baru tersebut.

“Saya jelaskan bahwa 81 persen dari semua kasus di Indonesia sudah BA.4 dan BA.5, jadi bukan hanya di Jakarta saja. Jakarta sudah 100 persen BA.4 dan BA.5," ucap Budi di Kantor Presiden Jakarta, Senin (4/7/2022).

Berdasarkan data Satgas COVID-19 per 3 Juli 2022, saat ini total kasus terkonfirmasi positif di Indonesia sendiri bertambah 1.614 kasus sehingga total kasus mencapai 6.093.917 kasus. Sedangkan kasus aktif COVID-19 di Indonesia mencapai 16.919 kasus.

Baca juga: Waduh, Cacar Monyet Mulai Menyerang Anak-Anak, Kenali Gejalanya!

Sementara itu menurut Juru Bicara Satgas COVID-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dr Erlina Burhan, SpP(K) subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 rentan menyerang anak-anak sehingga orang tua perlu waspada dan mengenali gejalanya.

"Subvarian ini, 8-9 persen menyerang anak-anak. Ini yang kita khawatirkan juga," ucap Erlina beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan gejala yang paling banyak dialami pasien subvarian Omicron BA-4 dan BA.5 adalah batuk dan sakit tenggorokan. Gejalanya ini memang mirip flu dan jarang disertai demam.

"Berbeda dengan Delta yang demam, kalau yang subvarian ini justru mirip flu, batuk dan sakit tenggorokan," sambungnya.

Erlina yang juga merupakan Ketua Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia menyebut ada beberapa gejala yang umumnya dialami pasien, yaitu sebagai berikut:

  • Tidak bergejala
  • Sakit tenggorokan
  • Badan pegal
  • Demam
  • Batuk
  • Sakit kepala
  • Badan lemas
  • Mual atau muntah
  • Sakit perut
  • Sesak napas

Karena hal itulah, dia meminta masyarakat untuk selalu waspada dan sadar diri untuk segera melakukan pemeriksaan SWAB antigen maupun PCR jika merasa batuk dan sakit tenggorokan.

Kesadaran tersebut harus dilakukan agar bila memang terkonfirmasi bisa segera ditangani dan melakukan isolasi mandiri.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
Anisa Rizwani
JOIN US
JOIN US