The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Ngeri! Gadis di Depok Tersedak Jarum Pentul Sampai Batuk Darah, Begini Tindakan Dokter
Proses pengambilan jarup pentul (Youtube/Mohamad Fahmi Alatas)
Health

Ngeri! Gadis di Depok Tersedak Jarum Pentul Sampai Batuk Darah, Begini Tindakan Dokter

Hati-hati!

Kamis, 07 Juli 2022 15:30 WIB 07 Juli 2022, 15:30 WIB

INDOZONE.ID - Seorang gadis berusia 19 tahun dikabarkan tersedak jarum pentul hingga mengalami batuk darah.

Beruntung benda asing tersebut dapat dikeluarkan dari dalam rongga parunya setelah tim medis dari RSUP Persahabatan melakukan tindakan pengambilan tanpa operasi.

"Riwayat tersedak jarum pentul 1 hari lalu batuk bercak darah konfirmasi dengan foto toraks/CT scan toraks polos, evaluasi setiap cabang bronkus,”  jelas dr. Muhammad Fahmi, Sp.P(K) dalam tayangan video pertolongan yang dibagikan di akun Youtube-nya, Kamis (6/7/2022).

Lebih lanjut, KSM paru divisi pulmonologi paru dan gawat darurat nafas RSUP Persahabatan itu menyebut kasus seperti ini bukan yang pertama ia tangani.

"Kita sudah sering melakukan tindakan mengeluarkan benda asing dari saluran nafas, yang kemarin berupa jarum pentul. Pasien seorang perempuan berusia 19 tahun, tinggal di sekitar Depok," ucapnya dalam dalam konferensi pers virtual.

dr Fahmi juga menjelaskan peristiwa nahas itu bermula saat pasien sedang merapikan jilbab dan menggigit jarum pentul yang kemudian tak sengaja tertelan.

Jarum pentul sendiri disebutkannya bisa dengan mudah meluncur ke paru lewat tenggorokan karena ujung jarum licin akibat dilapisi dengan plastik dan terkena air liur.

Baca juga: Lucinta Luna Bersimbah Darah Usai Potong Leher Buang Khodam, Ini Bahaya Oplas Berulang!

Jarum yang masuk ke saluran nafas akan sampai ke saluran nafas bawah, lalu berakhir di paru-paru.

"Tidak akan bisa keluar sendiri karena itu berupa jarum dan dia tajam. Karena ada benda asing di saluran napas, maka pasien refleks mengalami rangsangan untuk batuk. Begitu dia batuk, ujung jarum yang tajam akan melukai saluran napas. Sehingga, saat batuk pasien akan mengalami batuk bercak darah," ungkapnya.  

Adapun sebelum tindakan pengambilan, pasien dengan kasus seperti ini akan menjalani foto toraks, rontgen, dan CT Scan.

Jika jarum sudah masuk ke paru bagian bronkus bawah, maka jarum akan diambil dengan prosedur bronkoskopi dari dalam mulut. Sehingga tidak perlu ada pembedahan.

Sebelum tindakan itu dilakukan, dokter paru akan lebih dulu berkoordinasi dengan bedah saraf bedah dan bedah thorax untuk antisipasi jika prosedur bronkoskopi gagal dilakukan. 

"Jarum kita coba ambil dengan bagian tajam menghadap ke atas. Kita lakukan tindakan selama kurang lebih 20 menit dan kita angkat tanpa ada komplikasi oada pasien," tambah dr. Fahmi.

Sementara itu Dirut RSUP Persahabatan dr. Agus Dwi Susanto mengungkap peristiwa seperti ini kerap terjadi pada pekerja maupun pelajar yang mengenakan jilbab.

"Pada dewasa juga sering terjadi, terutama pada ibu-ibu yang sering menggunakan jarum pentul. Misalnya ditaruh di mulut kemudian lupa, berbicara, lalu tersedak masuk ke saluran nafas," katanya.

Kondisi tersebut tentu sangat berisiko karena ujung jarum yang sangat tajam bisa saja menusuk saluran napas. 

"Maka perlu edukasi kepada masyarakat supaya melakukan upaya pencegahan. Meskipun tindakan untuk mengambil benda tajam itu bisa dilakukan dengan non pembedahan ataupun dengan pembedahan. Tetapi tentu ini memerlukan suatu prosedur yang beresiko," pungkasnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahmy Fotaleno
Anisa Rizwani

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US