The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Cegah Maag Kambuh dengan 3 Cara Ini
Ilsutrasi sakit maag (Pixabay/derneuemann)
Health

Cegah Maag Kambuh dengan 3 Cara Ini

Disebabkan gaya hidup.

Rabu, 12 Februari 2020 22:29 WIB 12 Februari 2020, 22:29 WIB

INDOZONE.ID - Sakit maag memengaruhi 25-40 persen populasi. Ketika maag kambuh, seseorang menjadi tidak nyaman. Biasanya muncul gejala seperti perut kembung, cepat kenyang, nyeri di ulu hati, dan rasa panas atau terbakar di ulu hati.

Akan tetapi, sebenarnya sebagian besar penyebab sakit maag disebabkan oleh gaya hidup. Menurut Medical Manager Consumer Health Division PT Kalbe Farma Tbk, dr Helmin Agustina Silalahi, selain makan tidak teratur, maag juga disebabkan oleh stres, kebiasaan merokok, konsumsi makanan pedas, dan minum kopi.

"Di lambung ada pertahanannya. Selama kuat, gaya hidup seimbang, kita tidak akan sakit maag. Tapi ketika tidak ada ketidakseimbangan maka dapat menimbulkan sakit maag," ujar dr Helmin saat ditemui dalam acara edukasi lambung, Rabu (12/2/2020), di Jakarta.

Oleh karenanya, untuk mencegah maag kambuh, maka perlu diberlakukan beberapa cara. Contoh jika maag disebabkan oleh stres, maka kelola pikiran. Memang ada orang yang mengatasi stres dan ada yang tidak. Pada yang tidak bisa mengelola stres, bisa konsumsi obat antidepresan sesuai anjuran dokter.

"Lalu kalau makannya tidak teratur ya usahakan untuk tidak melewati jam sarapan, makan siang, sedikit enggak masalah yang penting rutin. Sebab secara natural tubuh punya jam biologis, kalau makan dilewati otomatis asam lambung naik dan timbul keluhan sakit maag," ujar dr Helmin.

Kemudian kenali juga faktor pencetus. Apabila maag kambuh karena makan pedas, sebisa mungkin hindari. Jika maag kambuh karena perutnya sensitif dengan kopi, maka sebelum minum minuman berkafein tersebut makan lebih dulu

"Gaya hidupnya harus dibenarkan. Hindari diet ketat, stop merokok, dan konsumsi alkohol," ucapndr Helmin.

Namun apabila maag terlanjur kambuh, jangan ragu untuk segera mengatasinya dengan minum obat. Obat maag banyak dijual di pasaran dan aman dikonsumsi tanpa resep dokter.

"Jangan sampai maag mengganggu aktivitas yang menyebabkan produktivitas menurun. Tapi kalau sampai 2 minggu sudah minum obat maag enggak sembuh, maka segera ke dokter karena efeknya bisa berbahaya," tandas dr Helmin.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
M Fadli
Maria Adeline Tiara Putri
JOIN US
JOIN US