The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Banjarmasin Terapkan PPKM Level 3 Akibat Ada Kasus Baru Covid-19 & Rendahnya Vaksinasi
Para petugas kesehatan di Kalsel saat gelar vaksinasi COVID-19. (ANTARA/dokumen)
Health

Banjarmasin Terapkan PPKM Level 3 Akibat Ada Kasus Baru Covid-19 & Rendahnya Vaksinasi

Rabu, 11 Mei 2022 19:48 WIB 11 Mei 2022, 19:48 WIB

INDOZONE.ID - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Dr Diauddin menyampaikan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 untuk penanganan COVID-19 di provinsi ini hanya Kota Banjarmasin.

Untuk 12 kabupaten dan kota lainnya hanya berstatus PPKM level 1 dan 2 sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) nomor 25 tahun 2022 tentang perpanjangan masa PPKM se-Indonesia pada 9 Mei 2022 hingga waktu yang belum ditentukan, katanya di Banjarmasin, Rabu (11/5/2022).

Dia pun menyebutkan, sesuai keputusan pemerintah pusat status PPKM level 1 di Kalsel pada tiga kabupaten, yakni, Hulu Sungai Selatan, Tabalong dan Tanah Bumbu.

Sementara itu, lanjut Diauddin, sembilan kabupaten/kota berstatus PPKM level 2, yakni, Kabupaten Barito Kuala, Kabupaten Banjar, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Kotabaru.

Kemudian, Kota Banjarbaru, Kabupaten Tapin, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara dan Kabupaten Balangan.

Menurut dia, seperti yang dilansir Antara untuk Kota Banjarmasin ditetapkan status PPKM level 3 diantaranya karena capaian vaksinasi COVID-19 untuk sasaran warga lanjut usia (Lansia) dan anak masih rendah atau di bawah 70 persen.

Karenanya, kata Diauddin, pihaknya meminta Pemerintah Kota Banjarmasin untuk fokus mengejar capaian vaksinasi, khususnya bagi target Lansia dan anak ini.

Demikian juga meningkatkan pengetatan untuk disiplin protokol kesehatan bagi warganya, hingga penyebaran kasus tidak naik.

Sejauh ini, kata dia, kasus COVID-19 di Provinsi Kalsel yang mencakup 13 kabupaten/kota sudah sangat melandai, bahkan pada hari ini hanya ada dua tambahan kasus baru.

Dua kasus baru terkonfirmasi positif COVID-19 tersebut berasal dari Kabupaten Balangan.

Dengan adanya tambahan kasus tersebut, maka total kasus COVID-19 selama pandemi di Kalsel ini sebanyak 84.280 kasus.

Di mana saat ini masih sebanyak 22 pasien dalam perawatan.

Sementara untuk tingkat kesembuhan sebanyak 81.722 orang dan sebanyak 2.536 kasus meninggal dunia.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US