The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Termasuk Gangguan Kesehatan Mental, Ini Penyebab Overthinking dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi pria menutup wajahnya. (Pexels/Daniel Reche)
Health

Termasuk Gangguan Kesehatan Mental, Ini Penyebab Overthinking dan Cara Mengatasinya

Kamis, 25 Agustus 2022 10:31 WIB 25 Agustus 2022, 10:31 WIB

INDOZONE.ID - Prasangka dan ketakutan yang berlebihan alias overthinking seringkali mengganggu aktivitas sehari-hari. Bahkan, menurut Dosen Fakultas Psikologi Universitas Bhayangkara Wahyu Aulizalsini A, M.Psi, Psikolog, overthinking bisa mengganggu kebahagiaan.

Perasaan ketakutan yang berlebihan ini tidak bisa dibiarkan begitu saja karena sudah termasuk gangguan kesehatan mental dan harus segera diatasi.

"Apa jadinya jika ada seseorang yang dalam hidupnya selalu diliputi rasa curiga sampai berlebihan, tentu itu menandakan ada yang salah pada dirinya, terlebih jika dirinya sendiri tidak bisa membuktikan apakah prasangka dia terhadap orang tersebut benar, atau hanya semacam praduga pribadi saja," kata Wahyu, dikutip dari Antara, Kamis (25/8/2022).

Setidaknya ada 4 faktor yang membuat seseorang terbawa dalam prasangka dan ketakutan. Empat hal tersebut adalah pengalaman yang menetap, pengalaman yang dirasakan, bujukan sosial hingga keadaan psikologis.

Baca juga: Tak Hanya Sekedar Game, Bermain Kartu Ternyata Baik untuk Kesehatan Mental

Sementara itu, ada beberapa penyebab timbulnya prasangka buruk. Pertama, hati selalu larut pada perasaan cemas, gelisah dan tak tenang.

Dampak selanjutnya adalah membuat permusuhan dan jiwa yang merasa kesepian. Menurut Wahyu, prasangka buruk yang terus dipelihara akan membuat diri merasa kesepian, jiwa pun menjadi hampa dan kosong.

Adapun beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi overthinking, salah satunya adalah berpikir positif sambil mencerna dan menggali kembali informasi.

Dengan berpikir positif, kita hanya akan melihat kebaikan dari orang lain sehingga prasangka-prasangka tidak menyenangkan itu pelan-pelan akan hilang.

Hal lain yang bisa dilakukan yaitu memperbanyak kegiatan bermanfaat untuk menekan pikiran negatif.

Cara yang sering dilakukan yaitu bersenang-senang dengan diri sendiri (me time), menghabiskan waktu bersama keluarga/teman, hingga mengikuti kegiatan sosial yang dapat menjernihkan pikiran dari prasangka-prasangka tidak menyenangkan.

Kemudian, memperluas pergaulan juga bisa diterapkan untuk mengatasi overthinking. Cara ini diterapkan agar individu bisa memiliki pandangan dan wawasan luas mengenai apa yang sedang dirasakan.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Dina Agustina
ARTIKEL LAINNYA
LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US