The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Angka Kesembuhan COVID-19 Terus Naik, Akankah Pandemi Berubah Jadi Endemi?
Tenaga kesehatan menyiapkan ruang isolasi COVID-19 di RSUD Indramayu, Jawa Barat, Selasa (22/2/2022). (ANTARA/Dedhez Anggara)
Health

Angka Kesembuhan COVID-19 Terus Naik, Akankah Pandemi Berubah Jadi Endemi?

Belum ditetapkan WHO.

Jumat, 11 Maret 2022 12:32 WIB 11 Maret 2022, 12:32 WIB

INDOZONE.ID - Angka kesembuhan COVID-19 terus naik. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per 8 Maret, angka kesembuhan COVID-19 naik hingga 55 ribu. Lantas, apakah pandemi akan segera berubah menjadi endemi?

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof Tjandra Yoga Aditama mengungkapkan WHO belum menetapkan istilah yang akan digunakan kala pandemi COVID-19 selesai.

"Nanti kalau pandemi COVID-19 sudah usai maka akan ada lagi pernyataan resmi dari Direktur Jenderal WHO sesuai keadaan dunia ketika itu, yang kita belum tahu kapan akan terjadi," kata Prof Tjandra Yoga, dikutip dari Antara pada Jumat (11/3/2022).

Prof Tjandra mengatakan, masih belum tahu istilah apa yang akan digunakan bila nanti pandemi COVID-19 benar-benar selesai, apakah pandemi COVID-19 sudah selesai atau COVID-19 sudah menjadi endemi, atau mungkin juga dunia memasuki periode pasca pandemi COVID-19.

Baca juga: Kabar Baik! Angka Kesembuhan COVID-19 Naik hingga 55 Ribu Per Hari

Sebelum pandemi, COVID-19 dinyatakan sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) atau Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia (KKMD). Istilah ini dicetuskan pada 30 Januari 2020 oleh Dirjen WHO.

Masa fase pandemi COVID-19 yang tampaknya mereda belakangan ini, pakar kesehatan mengingatkan tentang adanya ancaman varian baru Corona dan ini tetap berbahaya.

Sebuah laporan berjudul "Getting to and Sustaining the Next Normal" menyatakan, apa yang terjadi selanjutnya setelah pandemi, yakni orang-orang hidup dengan virus SARS-CoV-2 dan varian-varian barunya yang dapat memicu lonjakan jumlah kasus seperti Delta dan Omicron.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Dina
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor
Dina

Dina

Writer
JOIN US
JOIN US