The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kebiasaan Buang Air Kecil yang Tak Biasa Tanda Kadar Gula Darah Terlalu Tinggi
Ilustrasi buang air kecil terlalu sering (Pixabay/Peggy und Marco Lachmann-Anke)
Health

Kebiasaan Buang Air Kecil yang Tak Biasa Tanda Kadar Gula Darah Terlalu Tinggi

Jumat, 18 September 2020 15:16 WIB 18 September 2020, 15:16 WIB

INDOZONE.ID - Sekilas pandang diabetes tipe-2 bisa jadi tidak berbahaya karena gejalanya belum tentu membuat kamu merasa tidak enak badan.

Diabetes hanya cenderung muncul dengan sendirinya ketika kadar gula darah secara konsisten tinggi dan ketika hal ini terjadi, kebiasaan buang air yang tidak biasa dapat muncul sebagai peringatan bahwa kamu berisiko mengalami kondisi kronis.

Seseorang yang menderita diabetes tipe-2, memiliki kadar gula darah yang sering kali tinggi. Kelebihan glukosa dari darah ini berakhir di urin dan menarik lebih banyak air.

Saat ini terjadi seseorang akan memiliki volume urin yang luar biasa besar yang menyebabkan kondisi yang dikenal sebagai poliuria.

Poliuria adalah suatu kondisi di mana tubuh buang air kecil lebih dari biasanya dan mengeluarkan urin dalam jumlah yang berlebihan atau tidak normal setiap kali buang air kecil, kata Diabetes.co.uk, dilansir dari Express Health.

"Ini adalah salah satu gejala utama diabetes dan dapat menyebabkan dehidrasi parah, yang jika tidak ditangani dapat memengaruhi fungsi ginja," jelas situs kesehatan tersebut.

"Poliuria biasanya akibat minum cairan dalam jumlah berlebihan, terutama air dan cairan yang mengandung kafein atau alkohol."

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di US National Library of Medicine National Institutes of Health, efek poliuria pada fungsi kandung kemih pada diabetes diselidiki.

“Asupan cairan dan keluaran urin meningkat pada hewan penderita diabetes dan poliureik, Kegagalan untuk menambah berat badan dengan tepat hanya terlihat pada penderita diabetes."

“Secara keseluruhan, banyak perubahan karakteristik dalam studi cystometrographic pada hewan diabetes dapat dikaitkan dengan poliuria."

Hasilnya meskipun perubahan saluran kemih bagian bawah dalam anatomi dan fungsi pada pasien diabetes mungkin timbul dari sejumlah penyebab, poliuria tampaknya memainkan peran penyebab yang penting.

Ketika kadar glukosa darah seseorang menjadi terlalu tinggi, tubuh mencoba untuk membantu situasi ini dengan membuang kelebihan glukosa dari darah melalui ginjal.

Ginjal juga akan menyaring lebih banyak air saat ini terjadi, dan akibatnya seseorang perlu buang air kecil lebih banyak dari biasanya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Muhammad Alfath Ishari
Fitri

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US