The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Virus Corona Bisa Picu Stress, Ini 5 Upaya Menjaga Kesehatan Mental
Ilustrasi upaya menjaga kesehatan mental (Unpslash/Radu Florin)
Health

Virus Corona Bisa Picu Stress, Ini 5 Upaya Menjaga Kesehatan Mental

Yuk lakukan upaya ini

Rabu, 18 Maret 2020 17:22 WIB 18 Maret 2020, 17:22 WIB

INDOZONE.ID - Di tengah paparan penyebaran virus corona, isolasi dan social distancing tentu membuat kita mengalami berbagai macam tekanan akibat wabah corona.

Mau tidak mau kita harus menerima situasi dan kondisi ini. Dimana, semua rencana terpkasa ditunda maupun dibatalkan. Upaya ini dilakukan semata-mata guna menekan penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Tak hanya mengancam kesehatan fisik, dampak virus corona juga kian meluas yakni bisa berakibat mengganggu kesehatan mental seseorang.

Padahal, memelihara kesehatan mental ditengah situasi darurat seperti saat ini sangat penting. Gangguan kesehatan mental adalah gangguan yang menyerang emosi, pola pikir, dan perilaku seseorang.

Apabila kesehatan mental seseorang mengalami gangguan maka ada berbagai macam hal yang akan terjadi. Diantaranya, stres, berkurangnya kemampuan berpikir dan sulit menentukan pilihan untuk bertindak.

Stres menjadi satu dari sekian banyak gangguan kesehatan mental yang paling rentan dialami banyak orang. Bila tidak segera ditangani, stres ringan bisa berujung depresi.

Psikolog Tara de Thouars saat dihubungi Indozone, Rabu (18/3/2020) via WhatsApp menjelaskan bahwa seseorang bisa terlepas dari gangguan kesehatan mental dengan melakukan beberapa cara. Tentunya tindakan tersebut harus didasari kesadaran dari diri sendiri.

1. Beri kesempatan pada dirimu untuk merasa tenang dan nyaman meski situasi darurat seperti ini

Mencegah stress
Ilustrasi Yoga (Unsplash/Jared Rice)

Pastikan pikiran kamu merasa tenang, karena ketenangan bisa menjadi fondasi terciptanya kebahagiaan. Buatlah tubuh dan pikiran kamu merasa nyaman, nikmati situasi dan kebijakan isolasi maupun social distancing.

Nggak hanya memikirkan negatifnya melulu, kamu bisa ambil sisi positif atas kejadian ini. Bukan bermaksud melupakan apalagi tidak peduli, setidaknya beri kesempatan pada dirimu untuk menikmati masa senggang dengan menonton televisi, film, berenang, memasak, bersosialiasi di dunia maya dan aktivitas lainnya di rumah.

2. Jadilah benteng untuk dirimu sendiri atas informasi yang yang datang silih berganti

VIrus corona
Ilustrasi memfilter informasi (Unsplash/Victoria health)

Kekhawatiran akan informasi terkait penyebaran dan pasien virus corona membuat dirimu merasa tak tenang. Oleh sebab itu, belajar untuk memilah informasi dari mana dan seperti apa untuk kamu percaya. Carilah sumber berita akurat dan terpercaya, sehingga kamu tak perlu mengonsumsi berbagai berita simpang siur yang tak pasti.

Pesan singkat via aplikasi WhastApp, Instagram, Facebook dan lainnya patut kamu telusuri kebenarannya. Serta hindari diskusi dengan teman atau keluarga tentang informasi yang belum pasti.

3. Luangkan waktu bercengkrama dengan keluarga

Virus Corona
Ilustrasi kumpul keluarga (Unsplash/Ann Danilina)

Ingat kamu nggak sendirian! Bukan cuma kamu yang sedang mengalami situasi ini, ada banyak orang yang mengalami hal serupa. Tepis rasa sepi dan bosan yang bisa mengundang stres dengan cara melakukan interaksi dengan keluarga.

Ajaklah ayah, ibu, suami, kakak, adik, anak dan anggota keluarga lain di satu rumah untuk bicara. Kamu bisa membahas banyak hal selain virus corona, misalnya saja tentang kenangan di masa lalu, makanan favorit, kejadian lucu atau film seru yang belum sempat ditonton. Kamu juga bisa menemani si kecil menyelesaikan tugas sekolah atau kelas online.

4. Jaga pola makan agar tetap mendapatkan gizi dan nutrisi terbaik

Virus corona
Ilustrasi bahan makanan sehat (Unsplash/Chitto Cancio)

Pastikan kamu mendapatkan asupan makanan dan minuman yang kaya akan gizi dan nutrisi terbaik selama masa karantina atau isolasi. Karena pemenuhan gizi dan nutrisi pada tubuh merupakan fondasi yang bisa membuat pikiran jauh lebih baik dan sehat. Perbanyak mengonsumsi sayuran dan buah-buahan karena kandungan vitamin pada sayuran mampu membantu kita menghindari gejala depresi. Ingat ya, perut kenyang maka hati pun senang.

5. Banyak bergerak dengan melakukan olahraga serta imbangi dengan isrirahat yang cukup

virus corona
Ilustrasi olahraga (Unsplash/Garage AG)

Untuk meredam gangguan kesehatan mental, kamu bisa melakukan olahraga. Aktivitas berkeringat ini mampu membantu kita untuk menyegarkan kondisi otak. Dengan begitu, tubuh akan terasa lebih baik. Tetap aktif selama masa karantina juga mampu menjauhkan kamu dari risiko stres dan kecemasan berlebih lho.

Lakukan aktivitas yang bisa melatih detak jantung, misalnya berkebun, naik sepada, berenang, jalan santai, memasak, bersih-bersih dan lainnya.

Jangan lupa untuk istirahat dengan tidur yang cukup, untuk menjaga kesehatan mental dan mencegah stres.

Kesiapan tubuh dengan tidur yang cukup bisa meningkatkan konsentrasi dan kecerdasan emosional kita lho.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Desika Pemita
Vessy Dwi
Syarifah Noer Aulia
JOIN US
JOIN US