Bukan Masturbasi, Inilah yang Bisa Bikin Lutut Kopong
Physical Achievement Center
Health

Bukan Masturbasi, Inilah yang Bisa Bikin Lutut Kopong

Jumat, 29 November 2019 16:46 WIB 29 November 2019, 16:46 WIB

INDOZONE.ID - Salah satu bagian terpenting dari tubuh manusia adalah kaki. Dengan kaki, setiap manusia bebas berjalan ke tempat apa saja yang dia mau. Tanpa adanya anggota tubuh satu ini, maka seseorang tak akan bisa berjalan.

Buat kamu para lelaki, pernahkah kamu merasa nyeri dan kaku di bagian lutut saat berjalan? Atau lutut yang membengkak dan berwarna merah? Jika pernah itu artinya lutut sedang kopong.

Kondisi lutut kopong sering kali dikaitkan dengan kebiasaan masturbasi atau onani. Lantas benarkah lutut kopong erat kaitannya dengan kebiasaan masturbasi?

Nyatanya, anggapan ini hanyalah mitos belaka. Ada berbagai faktor yang menyebabkan lutut kopong, bukan karena masturbasi. Mau tau apa saja penyebab lutut kopong? Simak informasi berikut ini.

1. Sendi yang terkikis

lutut
Holistic Bodyworks

Lutut kopong dapat terjadi karena persendian lutut yang sering bergesekan terus menerus. Tak hanya itu, pengeroposan tulang atau osteoporosis, pengapuran sendi atau osteoarthritis, dan juga cedera lutut juga dapat menjadi faktor lutut kopong. Pada perempuan, kondisi seperti ini akan dialami saat memasuki fase menopause.

2. Kekurangan asupan kalsium

lutut
thinkaboutnew.in

Anggapan kekurangan kalsium yang dapat menyebabkan lutut kopong sebenarnya masih pro dan kontra pada sebagian kalangan. Beberapa orang mengatakan, pria yang sedang masturbasi dan mengeluarkan sperma membuat kebutuhan akan bahan baku pembuatan sperma meningkat. Tubuh lalu mengambil kalsium tulang dari lutut sebagai bahan baku pembuatan sperma.

Lantas, bagaimana cara mengobati lutut kopong? Berikut ini ulasannya.

1. Lutut kopong tingkat ringan

Untuk penderita lutut kopong dalam fase ringan, hanya perlu banyak beristirahat dan mengubah pola makan serta pola tubuh saat beraktivitas.

2. Lutut kopong tingkat menengah

Bagi penderita lutut kopong tingkat menengah, penderita harus melibatkan medis dalam penanganannya. Biasanya dokter akan memberikan obat rematik atau anti inflamasi.

3. Lutut kopong tingkat berat

Hampir sama dengan lutut kopong tingkat menengah, penderita selain harus diberikan obat rematik dan anti inflamasi, juga harus disuntik di bagian lutut. Tindakan fatalnya dari lutut kopong tingkat berat ialah operasi.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Putri
Putri

Putri

Editor
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU