Mengenal Macam-macam Alergi yang Sering Terjadi
Ilustrasi alergi/Caffeine Informer
Health

Mengenal Macam-macam Alergi yang Sering Terjadi

Rabu, 27 November 2019 15:54 WIB 27 November 2019, 15:54 WIB

INDOZONE.ID - Alergi merupakan suatu kondisi di mana reaksi tubuh berlebihan terhadap suatu zat atau benda yang normalnya tidak menimbulkan penyakit.

Kondisi ini bisa menyerang siapa saja, baik tua maupun muda. Setiap orang pun mengalami alergi berbeda-beda, tergantung sistem kekebalan tubuh.

Saat alergi, masing-masing individu akan mendapat reaksi berbeda-beda. Misalnya, bersin, sesak napas, mata dan hidung berair, gatal, atau efek samping lainnya.

Alergi Berdasarkan Penyebabnya

Berbicara soal alergi, kali ini Indozone akan membahas seputar macam-macam alergi yang umum terjadi di sekitar kita. 

Simak ulasannya di bawah ini, yuk!

1. Alergi Makanan

Beberapa makanan bisa menyebabkan alergi. Di antaranya, telur, susu, kacang-kacangan, seafood, gandum, ikan, kerang, dan kedelai.

alergi makanan seafood
photo/Ilustrasi/Pexels

Itu dikarenakan makanan-makanan tersebut mengandung alergen yang memicu alergi. Apalagi, setiap orang punya sistem imun berbeda-beda.

Tanda-tanda kamu mengalami alergi makanan adalah kulit terasa gatal, kepala pusing, perut mual hingga muntah, setelah mengonsumsi makanan tersebut.

2. Alergi Debu

Seperti namanya, alergi ini disebabkan oleh debu. Reaksi yang biasa ditimbulkan seperti mata merah dan berair, gatal, bersin, hidung gatal dan tersumbat, pasca terpapar debu.

alergi debu
photo/Ilustrasi/NPR

Alergi debu dapat dicegah atau diminimalisir dengan menjaga kebersihan lingkungan, membersihkan perabotan, karpet, dan lantai rumah.

Selain itu, rajinlah mengganti dan mencuci seprai, hindari penggunaan selimut berbahan wol dan gunakan masker ketika membersihkan rumah.

3. Alergi Kulit

Alergi kulit
photo/Ilustrasi/vix.com

Pemicu alergi kulit sangat beragam, mulai dari serbuk sari, logam nikel, krim kulit, tanaman tertentu, lateks, hingga produk kecantikan.

Alergi semacam ini akan membuat kulit memerah, ruam, gatal dan bengkak, setelah kontak fisik terhadap zat yang memicu alergi.

4. Alergi Obat

Kamu harus tau, tidak semua obat cocok dikonsumsi. Beberapa orang justru mengalami alergi setelah mengonsumsi obat-obatan tertentu.

Alergi obat
photo/Ilustrasi/Unsplash

Reaksi yang ditimbulkan seperti ruam kulit, gatal-gatal, demam, pembengkakan, napas berbunyi mengi, mata berair, hidung beringus, batuk, demam, dan sesak napas.

Jika kamu mengalami gejala-gejala alergi obat seperti itu, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk diberi suntikan. 

Adapun beberapa macam obat yang dapat menyebabkan alergi antara lain:

  • Obat antibiotik, seperti penicillin atau amoxicilin
  • Obat antiradang nonsteroid (NSAID)
  • Obat-obatan kemoterapi kanker
  • Obat-obatan untuk penyakit autoimun, seperti rheumatoid arthritis
  • Krim atau losion kortikosteroid
  • Obat-obatan untuk pasien HIV/AIDS
  • Produk obat yang mengandung bee pollen
  • Echinacea, obat herbal untuk masuk angin
  • Pewarna yang digunakan untuk tes imaging (radiocontrast media)
  • Obat bius lokal.

5. Alergi Bulu atau Liur Hewan

alergi bulu atau liur hewan
photo/Ilustrasi/Pixabay

Salah satu penyebab alergi adalah bulu atau liur hewan yang menempel di sekitar kita, seperti pada perabot rumah tanga, karpet, pakaian, atau tembok.

Jenis alergi satu ini akan membuat orang yang mengalaminya menjadi bersin-bersin dan gatal di kulit.

Macam-macam Alergi Lainnya

Selain jenis alergi di atas, ada beberapa macam alergi yang terbilang unik dan bisa diderita oleh manusia.

6. Alergi Udara

alergi udara
photo/Alfacart

Alergi udara atau disebut urtikaria menyebabkan kulit seseorang menjadi kemerahan dan bentol ketika terinfeksi.

Perubahan udara terlalu drastis merupakan faktor pemicu alergi udara ini. Karena itu, kulit butuh waktu untuk beradaptasi.

7. Alergi Sperma

Bisa dibilang, ini termasuk alergi paling unik dan langka terjadi. Namun, beberapa persen dari wanita di seluruh dunia mengalami alergi ini.

alergi sperma
photo/Ilustrasi/skincareorg.com

Alergi sperma akan menimbulkan gejala seperti rasa gatal dan bengkak di area vagina wanita setelah berhubungan intim dengan pasangan.

Untuk mencegahnya bisa dengan penggunaan kondom. Tapi bagi pasangan yang sedang menjalani program hamil, alternatifnya adalah suntikan sesuai anjuran dokter.

8. Alergi Musim

Alergi musim
photo/Ilustrasi/The Hans India

Perubahan musim atau cuaca tidak menentu dan efek pemanasan global dapat memicu seseorang terkena alergi.

Reaksi yang ditimbulkan alergi musim adalah perubahan tubuh pada diri orang bersangkutan seperti flu atau penyakit pernapasan.

9. Alergi Serbuk Sari

Alergi Serbuk Sari
photo/Ilustrasi/BackFit Health + Spine

Ternyata, beberapa tanaman seperti bunga, rumput, atau pohon ek yang menghasilkan serbuk sari bisa memyebabkan seseorang alergi.

Karena bentuknya kecil dan ringan, serbuk sari gampang sekali terhirup oleh alat penciuman manusia melalui udara.

10. Alergi Lipstik

Sebagian besar wanita menggunakan lipstik hingga lip balm untuk mempercantik tampilan bibir dan terlihat lebih segar.

Namun ternyata, tidak semua orang cocok dengan kandungan pada lipstik tertentu. Akibatnya, mereka mengalami alergi.

alergi lipstik
photo/Ilustrasi/Unsplash

Alergi lipstik ini bisa disebabkan dari zat pewarna, pewangi, atau perasa pada lipstik yang tidak diterima oleh sistem imun tubuh.

Beberapa bahan yang perlu diperhatikan sebelum membeli lipstik adalah parfum, phenoxyethanol, talc, parabens, formaldehid, dan methylchloroisothiazolinone.

Ketika mengalami alergi lipstik, biasanya bibir akan terasa panas dan gatal, bagian atas dan bawah bibir jadi bengkak, bibir pecah-pecah dan mengelupas.

Tidak hanya bibir, mata dan hidung juga bisa bengkak bahkan berair. Nyeri perut, mual, diare, hingga bengkak pada tenggorokan pun mungkin terjadi.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Indozone
Rizka

Rizka

Writer
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU