The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Ibu Positif Covid-19 Lahirkan Bayi dengan Antibodi, Dokter Mulai Lakukan Studi
Bayi memakai "Face Shield" di RSIA Tambak, Jakarta, Jumat (17/4/2020). (INDOZONE)
Health

Ibu Positif Covid-19 Lahirkan Bayi dengan Antibodi, Dokter Mulai Lakukan Studi

Untuk memahami penularan.

Senin, 30 November 2020 17:04 WIB 30 November 2020, 17:04 WIB

INDOZONE.ID - Seorang wanita di Singapura yang terinfeksi virus corona saat hamil kini melahirkan bayi dengan antibodi Covid-19. Hal ini dianggap dapat menjadi petunjuk baru mengenai penularan infeksi dari ibu ke janin.

Para dokter di Singapura pun memulai melakukan studi baru terkait dampak Covid-19 pada bayi yang belum lahir. Ini dilakukan untuk lebih memahami apakah infeksi virus corona dapat ditularkan selama kehamilan, bagaimana bayi mengembangkan antibodi di dalam rahim, dan apakah antibodi tersebut menawarkan imun untuk melawan virus.

Bayi tersebut lahir dari seorang wanita bernama Celine Ng-Chan yang terinfeksi virus corona saat hamil beberapa bulan lalu. Kepada The Straits Times, Minggu (29/11/2020), ia mengatakan bahwa dokter menduga ia telah mentrsnafer antibodi Covid-19 kepada janin selama kehamilan.

Saat terinfeksi, Celine mengaku hanya merasakan gejala ringan dan keluar dari rumah sakit setelah dua setengah minggu dirawat.

Celine juga mengatakan saat dirinya hamil, ada wanita lain yang juga terinfeksi virus corona tengah mengandung. Bayi lain itu lahir pada 26 April di National University Hospital dan kemungkinan merupakan bayi pertama yang lahir di Singapura dengan antibodi Covid-19.

BACA JUGA: Positif Covid-19, Wanita Ini Melahirkan Bayi Berdarah Antibodi

"Masih belum diketahui apakah kehadiran antibodi ini pada bayi yang baru lahir memberikan tingkat perlindungan terhadap infeksi Covid-19, apalagi durasi perlindungannya," kata Tan Hak Koon, ketua divisi Obstetri dan Ginekologi di KK Women’s and Children’s Hospital dikutip dari SCMP, Senin (30/11/2020).

Sejauh ini, penelitian tentang penularan virus corona dari ibu ke bayi belum membuahkan hasil. Sampai saat ini virus aktif belum ditemukan pada sampel cairan di dalam kandungan maupun ASI.



Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
Utami Evi Riyani
JOIN US
JOIN US