The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Terobosan Vaksin Terbaru Diklaim Dapat Menghentikan Kanker Tumbuh Usai Operasi
Ilustrasi vaksin. (Freepik)
Health

Terobosan Vaksin Terbaru Diklaim Dapat Menghentikan Kanker Tumbuh Usai Operasi

Rabu, 08 Juni 2022 13:00 WIB 08 Juni 2022, 13:00 WIB

INDOZONE.ID - Sebuah terobosan vaksin terbaru dilaporkan dapat menghentikan kanker tumbuh setelah operasi, menurut sebuah penelitian terbaru.

Dalam penelitian tersebut, para ilmuwan menggunakan teknologi dari vaksin COVID Pfizer untuk menargetkan kanker pankreas dan hasilnya vaksin dapat meningkatkan sel-sel kekebalan untuk menghancurkan tumor.

Dilansir The Sun, dalam percobaan pertama di dunia oleh Memorial Sloan Kettering Cancer Center di New York, setengah dari pasien bebas kanker selama 18 bulan setelah melakukan operasi.

Kanker pankreas adalah salah satu bentuk penyakit yang paling mematikan dan tiga dari empat pasien meninggal dalam setahun.

"Sungguh menggetarkan melihat kemajuan dalam kanker yang begitu kurang terlayani begitu lama," kata Dr Chris MacDonald, kepala penelitian di Pancreatic Cancer UK.

"Ini adalah uji coba skala kecil yang sangat awal tetapi hasilnya tentu menjanjikan," tambahnya.

"Kami sangat membutuhkan lebih banyak pilihan pengobatan untuk kanker pankreas dan vaksin seperti ini akan menjadi senjata baru yang vital melawan kanker umum yang paling mematikan," sambungnya.

Vaksin sembilan dosis menggunakan teknologi yang disebut mRNA, yang menyuntikkan kode genetik untuk membuat sel kekebalan yang menargetkan sel kanker.

Baca juga: Pertama Kali dalam Sejarah, Kanker Hilang pada Pasien dengan Obat Dostarlimab

Para ilmuwan merancang mRNA di laboratorium untuk membuat tubuh menyerang sel-sel mutan yang biasanya menyelinap di bawah radar dan menyebar.

Dalam uji coba yang dilakukan, vaksin memicu respons imun pada delapan dari 16 pasien kanker pankreas, ungkap para ilmuwan di konferensi American Society of Clinical Oncology.

Tubuh mereka menghasilkan sel darah putih pembunuh yang mencegah kanker kambuh selama lebih dari 18 bulan.

Kanker tumbuh kembali pada enam dari delapan pasien yang vaksinnya tidak berhasil, dengan waktu kekambuhan rata-rata 13,4 bulan.

Namun, para ilmuwan tidak tahu mengapa vaksin hanya bekerja pada sebagian orang. Ilmuwan berharap mereka dapat membuat vaksin bekerja untuk semua pasien operasi.

"Vaksin mRNA ini tampaknya merangsang respons kekebalan sehingga kami sangat bersemangat tentang itu,"kata Penulis studi Dr Vinod Balachandran, dikutip dari The Sun.

“Hasil awal menunjukkan bahwa jika kamu memiliki respons imun, mungkin memiliki hasil yang lebih baik," tambahnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
Fitri
Fitri

Fitri

Writer
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US