The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Disukai Banyak Orang, Berbahayakah Makan Telur Mentah?
Ilustrasi telur setengah matang. (Pexels/Klaus Nielsen)
Health

Disukai Banyak Orang, Berbahayakah Makan Telur Mentah?

Bisa mengandung bakteri.

Senin, 18 April 2022 23:00 WIB 18 April 2022, 23:00 WIB

INDOZONE.ID - Telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang murah, praktis dan mudah diolah. Telur juga menjadi menu sarapan favorit banyak orang. Tak hanya itu, beberapa orang bahkan doyan mengonsumsi telur mentah atau setengah matang untuk menambah stamina.

Lantas, berbahayakah sebenarnya memakan telur mentah? Beberapa ahli mengkhawatirkan telur mentah dapat meningkatkan risiko terinfeksi baktei salmonella.

Dikutip dari ners.unair.ac.id, kandungan gizi telur matang tidak jauh berbeda dengan telur mentah.

Hanya saja proses masaknya memang bisa mengurangi kandungan nutrisi dalam telur seperti vitamin A, vitamin B, fosfor, kalium dan antioksidan.

Perlu diketahui bahwa hampir semua nutrisi terkonsentrasi di kuning telur. Sementara itu, putih telur sebagian besar terdidi dari protein.

Meski demikian, proses memasak telur tak membuat kandungan nutrisi berkurang banyak. Sehingga, nilai gizi telur matang pun tetap tinggi.

Baca juga: 4 Fakta Menarik Seputar Telur Asin, Hidangan yang Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya

Dikutip dari Healthline, berdasarkan metode masak, telur rebus adalah yang paling sehat bila dibandingkan dengan telur lainnya. Alasannya, dengan metode memasak tersebut tidak ada tambahan kalori lain yang tidak perlu.

Meski bergizi, berikut beberapa risiko yang mungkin muncul saat mengonsumsi telur matang:

1. Telur mentah dapat menurunkan penyerapan protein

Telur memang merupakan salah satu sumber protein hewani terbaik. Meski demikian, mengonsumsi telur mentah bisa mengurangi penyerapan protein berkualitas itu sendiri.

Sebuah studi membandingkan penyerapan protein dari telur matang dan mentah pada 5 orang. Hasilnya, 90 persen protein dalam telur matang diserap, namun hanya 50 persen dari telur mentah. Artinya, tubuh lebih mudah mencerna protein dari telur matang.

2. Putih telur mentah dapat menghambat penyerapan biotin

Biotin adalah vitamin B yang larut dalam air, juga dikenal sebagai vitamin B7. Vitamin ini terlibat dalam produksi glukosa dan asam lemak tubuh. Kuning telur mengandung biotin, sementara putih telurnya mengandung protein yang disebut avidin.

Namun, sayangnya putih telur mentah justru mengikat biotin di usus. Sehingga penyerapannya jadi kurang maksimal. Meski demikian, makan telur mentah bukan berarti langsung membuat kamu kekurangan biotin. Kamu akan merasakan dampaknya bila memakan telur dalam jumlah berlebihan.

3. telur mentah bisa terkontaminasi bakteri

Telur mentah atau telur setengah matang bisa saja mengandung bakteri seperti salmonella, sejenis bakteri berbahaya. Kontaminasi salmonella bisa terjadi dalam salah satu dari dua cara.

Baik itu secara langsung selama pembentukan telur di dalam ayam, maupun secara tidak langsung ketika salmonella mencemari bagian luar telur dan menembus membran cangkang.

Mengonsumsi telur yang terkontaminsi dapat menyebabkan keracunan makanan. Adapun gejala kercaunan makanan akibat salomonella yaitu mengalami kram perut, diare, muntah hingga demam. Gejala ini biasanya muncul 6 jam sampai 6 hari setelah terinfeksi.

Kesimpulannya, disarankan untuk menghindari mengonsumsi telur mentah atau setengah matang agar terhindar dari bakteri salmonella.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Dina
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor
Dina

Dina

Writer
JOIN US
JOIN US