The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Ini Pentingnya Melengkapi Imunisasi Anak
Ilustrasi anak-anak. (Pexels/Ej Agumbay)
Health

Ini Pentingnya Melengkapi Imunisasi Anak

Cegah penyakit.

Selasa, 30 November 2021 09:10 WIB 30 November 2021, 09:10 WIB

INDOZONE.ID - Kelengkapan imunisasi anak sangat penting dilakukan. Bila ada yang tertinggal, orangtua diimbau segera melengkapinya demi menghindari penyakit yang bisa dicegah lewat vaksin.

Ketua Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Hartono Gunardi mengatakan, upaya yang dilakukan oleh IDAI adalah meluncurkan program Lengkapi Imunisasi Tidak Lengkap Anakku (Littleku) yang bertujuan mengejar cakupan imunisasi anak yang tertunda atau tertinggal akibat pandemi Covid-19.

"Kami mengajak orangtua dan masyarakat untuk memeriksa dan melengkapi imunisasi anak agar anak terlindungi dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi," kata Hartono dikutip dari Antara, Selasa (30/11/2021).

Hartono menyebut penting untuk menyimpan dokumentasi imunisasi anak secara cermat. Jika dokumentasi imunisasi anak buruk atau hilang, anak akan dianggap rentan sehingga imunisasinya perlu dilengkapi.

Anak yang tidak diimunisasi rentan terinfeksi penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Penyakit tersebut dapat mengakibatkan sakit hingga kecacatan.

Cakupan imunisasi dasar lengkap di Indonesia turun 11,1 persen pada 2020 dibandingkan 2019 (93,7 persen menjadi 82,6 persen). Ini adalah cakupan imunisasi terendah sejak 2011, kata dia. Jika cakupan imunisasi turun, penyakit yang sudah terkendali bisa kembali bermunculan.

"Saat Covid-19, bagian fasilitas pelayanan imunisasi tutup karena dikonsentrasikan untuk melayani Covid," kata dia.

Di sisi lain, orangtua juga merasa enggan dan khawatir untuk membawa anaknya mendapatkan imunisasi.

BACA JUGA: Ini Tips Aman Lakukan Imunisasi saat Pandemi Covid-19

IDAI mengingatkan orangtua untuk tidak mengabaikan imunisasi rutin untuk anak karena mementingkan vaksin Covid-19. Pemberian imunisasi wajib bisa membuat anak terlindung dari penyakit seperti tuberkolusis, hepatitis B, difteri, campak, difteri, cacar air hingga pertusis.

Kementerian Kesehatan RI melaporkan cakupan imunisasi dasar lengkap secara nasional sampai dengan Oktober 2021, baru tercapai 56,5 persen dari target 78 persen populasi sasaran. Provinsi yang mendekati target di antaranya Bengkulu, Banten, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan dan Bangka Belitung.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
M Fadli
Utami Evi Riyani
JOIN US
JOIN US