The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Belajar Online Bikin Anak Susah Fokus, Orangtua Perlu Perhatikan Jenis Sarapannya
Ilustrasi sekolah online. (Pexels/Julia M Cameron)
Health

Belajar Online Bikin Anak Susah Fokus, Orangtua Perlu Perhatikan Jenis Sarapannya

Ini penjelasannya.

Sabtu, 21 November 2020 06:46 WIB 21 November 2020, 06:46 WIB

INDOZONE.ID - Sudah lebih dari delapan bulan anak-anak sekolah harus melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau belajar online akibat pandemi virus corona. Namun dari sebuah survei, terungkap bahwa banyak anak-anak justru lebih merasa lelah karena PJJ.

Kelelahan ini pada akhirnya dapat membuat anak sulit fokus hingga mendapat gangguan imunitas.

"Survei mengatakan lebih dari 90% anak-anak sekolah saat ini mengeluhkan rasa lelah yang sangat. Bahkan ada lelah yang berdampak pada munculnya motivasi menurun, malas, dan gangguan imunitas. Dijelaskan juga bahwa ternyata sebagian besar anak-anak sulit untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan yang diberikan sekolah," kata Ahli Gizi, dr. Rita Ramayulis DCN, M.Kes dalam sebuah webinar baru-baru ini.

Ia melanjutkan, PJJ menimbulkan rasa lelah karena anak kesulitan untuk menangkap pesan yang disampaikan oleh guru hanya melalui layar. Kemudian, faktor lainnya juga bisa disebabkan oleh pemenuhan gizi anak yang kurang sebelum memulai pembelajaran.

BACA JUGA: Evaluasi Pembelajaran Jarak Jauh, Nadiem: Dampak Negatif Pada Anak Hal yang Nyata

Menurut dr. Rita, agar seseorang bisa fokus pada satu hal membutuhkan energi yang akan digunakan oleh otak, yaitu glukosa. Artinya anak membutuhkan bahan dasar karbohidrat.

"Ternyata ketika karbohidrat diubah menjadi energi, tidak bisa kalau tidak ada bantuan B1, B2, B3, B6. Kalau ini tidak ada, perubahan karbohidrat menjadi glukosa menjadi tidak sempurna," lanjut dr. Rita.

Dalam webinar Nestle Breakfast Cereals itu, dr. Rita mengatakan tidak hanya butuh glukosa, otak juga membutuhkan oksigen dan zat gizi tertentu agar bisa menyampaikannya ke otak.

"Kan butuh oksigen juga, nah oksigen itu butuh asam folat yang bisa membangunkan hemoglobin baru oksigen bisa diantarkan. Juga butuh zat besi yang bisa membangunkan hemoglobin. Inilah zat gizi yang harus didapatkan anak ketika memulai pembelajaran jarak jauh," jelasnya.

Makanan yang Baik untuk Sarapan

Agar kebutuhan gizi anak tercukupi sebelum belajar, dr. Rita menyarankan orangtua untuk memperhatikan jenis sarapan anak. Salah satunya adalah makanan yang terbuat dari gandum utuh. Sebab, gandum utuh disebut-sebut sebagai sumber karbohidrat yang baik.

Belajar Online Bikin Anak Susah Fokus, Orangtua Perlu Perhatikan Jenis Sarapannya
Ilustrasi jenis gandum utuh. (Pexels/Magda Ehlers)

"Dari sekian banyak jenis karbohidrat yang tersedia, itu ada satu bahan makanan yang kita sebut sebagai gandum utuh yang di dalamnya itu glukosa, karbohidrat oke banget dalam bentuk pati dan serat," jelasnya.

Serat yang terdapat pada gandum utuh inilah yang kemudian membuat pelepasan glukosa secara bertahap. Selain itu, pada gandum utuh, zat-zat yang dibutuhkan tubuh masih lengkap.

"Di gandum juga ada ketersediaan gandum utuhnya, kalau utuh berarti B1, B2, B3, dan B6 masih tersedia, asam folat dan zat besi masih tersedia karena belum mengalami proses pemisahan dan sebagainya. Itu adalah salah satu bentuk makanan yang bisa memenuhi zat gizi yang kita butuhkan," pungkas dr. Rita.



Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
Utami Evi Riyani

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US