The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Ini Alasan Kebiasaan Menyentuh Wajah dengan Tangan Sulit Diubah
Ilustrasi.(freepik)
Health

Ini Alasan Kebiasaan Menyentuh Wajah dengan Tangan Sulit Diubah

Jadi kebiasaan.

Jumat, 26 Juni 2020 18:56 WIB 26 Juni 2020, 18:56 WIB

INDOZONE.ID - Sejak pandemi virus corona terjadi, ada imbauan agar masyarakat menghindari kebiasaan memegang wajah dengan tangan. Alasannya karena bisa saja tangan memegang permukaan yang tercemar droplet. Terlebih dengan semakin banyaknya orang yang beraktivitas di luar rumah seperti sekarang ini.

Jika tangan habis memegang permukaan yang tercemar droplet lalu menyentuh wajah, virus corona baru atau SARS-CoV-2 bisa masuk lewat mukosa seperti mata, hidung, dan mulut. Hal ini tentunya membuat risiko terinfeksi Covid-19 semakin besar.

Akan tetapi, mengubah kebiasaan untuk tidak menyentuh wajah dengan tangan bukanlah hal mudah. Apalagi biasanya tindakan itu bisa dilakukan berkali-kali. Selain itu, menyentuh wajah juga merupakan salah satu cara mengekspresikan emosi.

Melansir Pink Villa, Jumat (26/6/2020), ada dua alasan yang membuat kebanyakan orang sulit menghilangkan kebiasaan menyentuh wajah dengan tangan. Pertama, respon alami dan bahasa tubuh.

ilustrasi
Ilustrasi.(freepik)

Banyak orang yang terkadang menutupi wajahnya dengan tangan ketika bosan bahkan tanpa disadari. Alasannya karena ada hubungan antara mengekspresikan pikiran serta emosi dengan gerak dan bahasa tubuh. 

Tangan biasanya digunakan untuk mengekspresikan emosi. Sebab dengan bantuan bahasa tubuh, biasanya seseorang lebih efektif memberi tahu orang lain tentang perasaannya. Berdasarkan penelitian, selama kegiatan normal, manusia umumnya menyentuh wajah hingga 23 kali per jam. Studi lainnya menemukan bahwa komunikasi non-verbal dominan dilakukan terutama ketika mengekspresikan emosi.

Kedua, alasan seseorang memiliki kebiasaan wajah karena merupakan refleks terhadap stres. Ketika stres, tubuh dipicu untuk mencari kenyamanan. Hal itu diekspresikan melalui sistem saraf parasimpatis. Menyentuh bagian tertentu dari wajah dapat mengaktifkan sistem saraf tersebut. Inilah alasan seseorang mulai menyentuh wajah secara refleks saat stres.


Artikel Menarik Lainnya:


TAG
Desika Pemita
Maria Adeline Tiara Putri
JOIN US
JOIN US