The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pria Ini Suntikkan Jamur Ajaib untuk Atasi Depresi, Justru Membuatnya Alami Gagal Organ
Ilustrasi jarum suntik (Pixabay/Liz Masoner)
Health

Pria Ini Suntikkan Jamur Ajaib untuk Atasi Depresi, Justru Membuatnya Alami Gagal Organ

Kamis, 14 Januari 2021 11:49 WIB 14 Januari 2021, 11:49 WIB

INDOZONE.ID - Seorang pria di Amerika Serikat yang mencoba menyuntikkan jamur ajaib harus dilarikan ke rumah sakit setelah diketahui jamur mulai tumbuh di dalam aliran darahnya.

Pria Nebraska berusia 30 tahun telah dibawa ke ruang gawat darurat setelah keluarganya memperhatikan bahwa dia memiliki berbagai gejala fisik yang mengkhawatirkan dan tampak bingung serta kehilangan arah.

Dilansir dari Daily Star, ternyata pria itu telah diberi resep obat jenis opioid untuk membantu mengendalikan gangguan bipolar yang dialaminya. Namun ia berharap menemukan obat yang lebih alami untuk kondisinya.

Dia sempat membaca tentang potensi psilocybin, bahan aktif dalam jamur ajaib, untuk mengobati pasien yang didiagnosis dengan kecemasan kronis dan depresi jangka panjang yang didiagnosis secara klinis.

Namun, alih-alih menggunakan obat dengan cara konvensional, biasanya dikonsumsi sebagai makanan atau sebagai bubuk kering dalam kapsul. Pria tersebut memutuskan untuk bereksperimen dengan memberikannya sendiri secara intravena.

jamur
Jamur (Pixabay/Steve Buissinne)

Berdasarkan laporan yang diterbitkan minggu ini di Journal of the Academy of Consultation-Liaison Psychiatry, pria tersebut melarutkan jamur dalam air mendidih, menyaring cairannya melalui bola kapas, dan kemudian menyuntikkannya.

Beberapa hari kemudian pria ini mulai tidak sehat, dia menderita kelelahan yang parah, mual dan diare, bahkan hingga muntah darah.

Dokter yang memeriksa pria tersebut mendiagnosis banyak kegagalan organ, hati dan kedua ginjalnya sedang berjuang untuk mengatasi kadar racun dalam aliran darahnya.

Cairan jamur yang disuntikan ke tubuhnya itu, mulai tumbuh di dalam tubuhnya. Pasien perlu ditempatkan di ventilator untuk membuatnya tetap hidup sementara darahnya disaring untuk menghilangkan spora jamur mikroskopis.

Setelah sekitar 22 hari di rumah sakit, pria itu dipulangkan dengan resep dua antibiotik kuat yang berbeda dan agen antijamur. Bahkan ia diperingati untuk tidak menyuntikan apa pun ke dalam dirinya lagi.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Muhammad Alfath Ishari
Fitri
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US