The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Dokter Sebut Kelebihan Lemak di Tubuh Bisa Perparah  Gejala Covid-19
Ilustrasi orang yang kelebihan lemak (Pixabay)
Health

Dokter Sebut Kelebihan Lemak di Tubuh Bisa Perparah Gejala Covid-19

Rabu, 18 Agustus 2021 13:32 WIB 18 Agustus 2021, 13:32 WIB

INDOZONE.ID - Dokter spesialis gizi klinik dari PPSI Ilmu Gizi Universitas Indonesia menyebut, asupan lemak terutama yang sifatnya jenuh berlebihan bisa memperparah gejala COVID-19 yang dialami pasien.

"Konsumsi banyak lemak terutama lemak jenuh akan bisa menyebabkan kondisi peradangan lebih berat akhirnya yang mungkin keluhannya ringan tetapi karena konsumsi yang salah, akhirnya menjadi lebih berat gejalanya," kata dr. Juwalita Surapsari, M.Gizi, Sp.GK, Rabu (18/8), dikutip dari Antara.

Juwalita mengatakan, asupan tinggi lemak mempengaruhi reseptor tempat melekatnya virus SARS-CoV-2 atau ACE-2 sehingga membuatnya lebih mudah dimasuki virus. Salah satu jenis lemak yang sifatnya jenuh bisa meningkatkan pengeluaran mediator yang sifatnya inflamasi dari sel imun. Akhirnya inflamasi terjadi semakin berat maka ini akan memperparah gejala COVID-19 pasien.

Di sisi lain, diet tinggi lemak juga mempengaruhi kondisi bakteri baik dalam usus, menyebabkan terjadinya peradangan menyeluruh yang akhirnya menurunkan sistem imun tubuh.

"Mikrobiota di dalam tubuh ini punya manfaat luar biasa, tidak hanya menjaga kesehatan saluran cerna juga berdampak pada sistem imunitas tubuh karena membantu mengaktivasi sel-sel imun tubuh, meskipun kelihatannya hanya di usus," tutur Juwalita.

Lemak sendiri termasuk salah satu komponen yang perlu seseorang batasi bila ingin mendapatkan kondisi tubuh sehat termasuk respon imun yang baik. Kementerian Kesehatan menganjurkan konsumsi lemak 20-25 persen dari total energi (702 kkal) atau setara dengan 5 sendok makan per orang per hari (67 gram).

Juwalita lalu menyarankan diet bergizi seimbang, seperti anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni konsumsi makanan segar dan minim olahan supaya untuk mendapatkan berbagai nutrisi yang dibutuhkan.

"Karbohidrat misalnya dari beras merah, beras cokelat, umbi-umbian. Protein bisa dari makanan segar seperti seafood (ikan, udang), ayam tanpa kulit, daging sapi, kacang-kacangan seperti kedelai, almond. Ingat kita butuh magnesium, selenium, mikronutrien untuk bisa menyempurnakan diet sehat kita," pungkas Juwalita.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Silvia Marissa
JOIN US
JOIN US