The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Tak Melulu Bahagia, Sebagian Orang Justru Stres Menghadapi Tahun Baru, Ini Sebabnya
Ilustrasi depresi (Unsplash/Charday Penn)
Health

Tak Melulu Bahagia, Sebagian Orang Justru Stres Menghadapi Tahun Baru, Ini Sebabnya

280 juta orang di dunia justru depresi saat tahun baru.

Sabtu, 01 Januari 2022 12:55 WIB 01 Januari 2022, 12:55 WIB

INDOZONE.ID - Tahun baru identik dengan perayaan, kebahagiaan hingga harapan. Namun rupanya tak semua orang bahagia atau merasa senang saat tahun baru datang. beberapa 

Pasalnya sebagian orang justru merasa stres hingga depresi menghadapi tahun baru. Hal ini sebagaimana yang disebutkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), bahwa sekitar 280 juta orang di dunia justru mengalami depresi saat tahun baru.

Selain itu, Bridges to Recovery Beverly Hills mengatakan bahwa 'depresi tahun baru' adalah fenomena nyata.

"Ini adalah fakta yang diketahui dan diteliti bahwa musim liburan memperburuk atau memicu gejala kesehatan mental pada banyak orang. Jika Anda sudah mengalami depresi, sepanjang tahun ini dapat memperburuknya, tetapi bahkan orang yang tidak terdiagnosis penyakit mental pun rentan," kata organisasi tersebut, yang dikutip Indozone dari Antara, Sabtru (1/1/2021).

Lalu apakah sebenarnya yang menyebabkan orang stres saat tahun baru ?

Usut punya usut, stres adalah komponen utama dari fenomena ketakutan menghadapi tahun baru. Stres ini dipicu dari keharusan memberikan hadiah, membuat makan malam besar hingga menghadiri pesta malam pergantian tahun.

"Seluruh musim liburan, dari Thanksgiving hingga Malam Tahun Baru, menyebabkan stres, kecemasan, dan depresi karena berbagai alasan," jelas Bridges to Recovery Beverly Hills.

Tak hanya itu, ekspektasi yang tak sesuai realita, masalah keuangan, hingga kesepian selama pandemi juga dapat memicu stres ketika menghadapi tahun ini.

"Kesepian dan isolasi adalah faktor utama. Malam Tahun Baru adalah saat di mana orang diharapkan berada di sekitar teman, berpesta dan mencium seseorang di tengah malam. Jika kamu tidak memiliki hal-hal ini, rasanya seperti gagal," kata organisasi itu.

Cara mengatasinya

Oleh sebab itu Bridges to Recovery memberikan sejumlah langkah kecil agar mereka yang tengah berjuang dengan kesehatan mental tak takut menghadapi tahun baru.

Pertama, tanamkan pada diri bahwa tahun baru tidaklah seburuk itu.  Banyak hal-hal buruk yang dipikirkan yang belum tentu kejadian.

Selain itu, buatlah resolusi kesehatan mental di tahun baru. Hal ini bisa dimulai dari berkumpul dengan orang-orang yang membuatmu bahagia, fokus pada hal yang bisa dikontrol dan tidak takut untuk meminta bantuan baik dari orang terdekat maupun profesional.

Lebih lanjut, memulailah rutinitas atau tradisi baru dan jangan ragu untuk menjalin hubungan sosial dengan orang lain. Sebab isolasi sosial hanya akan membuat depresi semakin parah. Dukungan kuat dari jejaring sosial justru bisa membantumu.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Dina
Anisa Rizwani
Dina

Dina

Editor
JOIN US
JOIN US